LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat "Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN " 15 JUNI 2021. Ketua Umum DPP LCT-I DADANG KARTAWIJAYA - Ketua DPD LCT-I Jabar D.SOERYADARMA,Sm

Minggu, 06 Juni 2021

Gotong Royong ,Pasukan Orange Warga Desa Nanggerang Bangun TPT dan Bahu Jalan

Warga Masyarakat PIR dan Kp Babakan Desa Manggerang, giat pembangunan TPT dan bahu jalan,(foto : Istimewa)

Reporter : D2/Ari Achonk

SUKABUMI MATANUSA -

Badan Keswadayaan Masyarakat Desa Nanggerang ,penuhi keinginan masyarakatnya yang menginginkan adanya pembangunan bahu jalan (Drainase) dan pemasangan Tembok Penahan Tanah (TPT) antara warga Perumahan Puri Iska Residence (PIR) dan warga Kampung Babakan Rw 09 dan RW 03 Desa Nanggerang,Minggu (6 Juni 2021).

Baca Juga : Tinjau Vaksinasi Kedua Bagi Lansia di RSUD Sekarwangi Dan Gor Cisaat.

Upaya pembangunan dilakukan secara bergotong royong oleh warga masyarakat,dan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Nanggerang sekaligus Anggota Keswadayaan Masyarakat Desa Nanggerang, Unang Suwandi. 

Pada kesempatan pembangunan Kepala Desa Nanggerang Unang Suwandi menyampaikan kepada matanusa.net,pelaksanaan kegiatan pembangunan TPT dan bahù jalan,semata mata untuk warga masyarakat kami ,yaitu warga Perumahan Puri Iska Residence dengan warga kampung babakan.


" Alhamdulilah pembangunan berjalan dengan baik dan lancar,pasalnya dikerjakan dengan gotong royong",ucap Kades. 

Lebih lanjut,dirinya berpesan kepada warga masyarakat ,semoga pembangunan yang sedang dikerjakan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat PIR dan warga Kp.Babakan, terlebih masyarakat luas.


Kedepanya kami berharap setelah dibuatnya TPT dan bahu jalan drainase ini,agar lebih dipelihara lagi.karena kedepanya akses jalan ini harus terus baik dan diharapkan dapat dilakukan perbaikan dalam pemeliharaan,dengan demikian hal tersebut sangat bermanfaat bagi kepentingan umum,khususnya lingkup  Rw 09 dan juga Rw 03 Kp babakan,harapnya.

Terkahir ,sekali lagi semoga sarana fasilitas umum ini,dapat bermanfaat bagi kepentingan umum ,dan jangan lupa agar terus dipelihara.
"Terus tumbuhkembangkan rasa toleransi gotong royong antar warga masyarakat",Tegasnya.

Untuk diketahui,warga Perumahan PIR dan Kp Babakan Desa Nanggerang ,dalam pekerjaan pembangunan tampak memgenakan baju safety orange sebagai bentuk pekerjaan pembangunan yang baik,agar terlihat menarik dan kompak.


Editorial : D2/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Sabtu, 05 Juni 2021

Tinjau Vaksinasi Kedua Bagi Lansia Di RSUD Dan Gor Cisaat ,Bupati : "Permudah Masyarakat,Dorong Layanan Mobile"

D2

SUKABUMI MATANUSA -

Pelaksanaan vaksinasi ke dua bagi para lansia dilaksanakan di RSUD Sekarwangi dan Gor Cisaat,ditinjau langsung oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami,Sabtu (5/6/2021).

Kegiatan vaksinasi lansia tersebut, terlaksana atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama Ikatan Alumni Universitas Kristen Parahyangan (IKA Unpar) Bandung dan Yayasan Darma Wulan.

Baca Juga : Hasilkan 5 Terbaik Wakili Bupati Kaban BKPSDM.

Pada kesempatan peninjauan langsung H. Marwam Hamami mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong percepatan vaksinasi bagi lansia. Hal itu untuk mempercepat imunitas masyarakat terhadap virus corona.

Termasuk, Pemkab Sukabumi melaksanakan vaksinasi mobile. Hal itu untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama para lansia.


"Setiap fasilitas kesehatan akan kita coba mobile untuk memberikan vaksin covid 19. Jadi, masyarakat bisa cepat terlayani," ucapnya.

Selain itu, Bupati tetap mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran covid 19.

"Setelah divaksin pun, tetap kita harus menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Sukabumi dr. Rika Mutiara mengatakan, ada 352 lansia bersama pendampingnya yang mendapatkan vaksin ke dua.  Sebanyak 218 di GOR Cisaat dan 134 di RSUD Sekarwangi.

"Selain yang vaksin ke dua, kami juga membuka layanan vaksinasi pertama bagi lansia yang belum melaksanakannya," terangnya.


Proses vaksinasi tersebut, melibatkan tujuh tim vaksinator. Sebanyak dua vaksinator di RSUD Sekarwangi dan lima di GOR Cisaat.

"Vaksinator ini, berasal dari Puskesmas Cibadak, Sekarwangi, Cisaat, Cibolang, Selajambe, Sukaraja, dan Karawang," bebernya.

Penerima Vaksin Covid 19 Ke Dua Asal Kecamatan Cisaat Suhaeti (61) mengaku, tidak ada keluhan pasca divaksin. Baik yang pertama ataupun ke dua. dirinya merasa lebih bugar.

"Vaksin ini bentuk ikhtiar dalam melawan covid 19. Alhamdulillah tidak ada keluhan apa-apa. Insya Allah imun pun akan lebih kuat pasca divaksin ini. Pelayanannya pun luar biasa. Saya merasa puas," pungkasnya.


Diskominfosan/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Jumat, 04 Juni 2021

Hasilkan 5 Terbaik,Wakili Bupati Kaban BKPSDM Tutup PKP angkatan IIII 2021

Tampak Foto Bersama Kaban BKPSDM bersama peserta PKP
(Foto : Istimewa)
 
Red/D2

SUKABUMI MATANUSA -

Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan III di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi hari ini resmi dinyatakan selesai,proses pembelajaran atas PKP berjalan kurang lebih selama 3 bulan terhitung mulai tanggal 16 Februari s/d 4 Juni 2021.untuk itu Acara Penutupan dilaksanakan di gedung Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kab. Sukabumi,Jumat ( 04/06/2021 ).

Baca Juga : Libatkan Semua Unsur,Wabup Tegaskan Penuntasan Stunting Menjadi Prioritas Pemkab Sukabumi.

Pada kesempatan penutupan,Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami dalam sambutanya dibacakan oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menyampaikan ucapan selamat kepada para alummi PKP angkatan III karena telah dengan sungguh-sungguh mengikuti kegiatan pelatihan ditengah pandemi covid-19.

” perlu kiranya kita syukuri dengan semangat keberamaan dan atas perlindungan dan pertolongan Allah SWT, dengan segala kondisi dampak dari pandemi covid-19, saudara bisa melalui tahapan kegiatan pelatihan hingga tahap akhir”. Ungkapnya.

Bupati berharap melalui PKP, dapat membentuk PNS yang mampu beradaptasi , bekerja lebih cepat dan responsif dalam menghadapi perubahan dunia yang dinamis termasuk perkembangan teknologi yang begitu pesat.


“Melalui inovasi yang saudara rancang, hendaknya mampu mengakomodir tuntutan serta kebutuhan masyarakat, sekecil apapun aksi perubahan yang dilakukan harus berdampak terhadap peningkatan kinerja pelayanan publik kepada masyarakat.

Kepala BKPSDM mengatakan bahwa seluruh peserta pelatihan kepemimpinan pengawas angkatan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dinyatakan Lulus. Lebih lanjut , dirinya mengungkapkan bahwa patut disyukuri pelatihan pelaksanaan ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan meski pelatihan dilakukan di masa pandemi covid-19.

Baca Juga : Melalui Perjanjian Induk BOT,Pasar Pelita Masuk Teguran Tertulis Pertama.

Selanjutnya Kepala BKPSDM mengumumkan peserta terbaik dalam PKP angkatan III , diantaranya

1 .10 inovasi terpilih hasil penilaian coach
2. 10 nilai tertinggi pada peserta pelatihan kepemimpinan pengawas angkatan III
3. 5 peringkat terbaik hasil penilaian komprehensip PKP angkatan III

Acara Penutupan ditandai dengan penanggalan tanda peserta Diklat oleh Kepala BKPSDM secara simbolis kepada perwakilan peserta yang diikuti oleh peserta pelatihan kepemimpinan lainnya.

Diskominfosan/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Libatkan Semua Unsur,Wabup Tegaskan Penuntasan Stunting Menjadi Prioritas Pemkab Sukabumi

Red/D2

SUKABUMI MATANUSA  -

Kegiatan Rembuk Stunting dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri,Rembuk stunting melibatkan unsur pemerintah, akademisi, komunitas, pengusaha, hingga media.adapun kegiatan acara ini sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui aksi konvergensi. Secara hibryd acara ini dilaksanakan di salah satu hotel di kawasan Sukabumi, Jumat (4/6/2021).

Dalam sambutanya ,H. Iyos mengatakan, penuntasan stunting menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul secara kualitas maupun kuantitas.

“konvergensi ini sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sukabumi. Kita berupaya meminimalkan stunting dengan sinergitas pentahelix,” ujarnya.

Baca Juga : Melalui Perjanjian Induk BOT,Pasar Pelita.

Lingkungan dan perilaku masyarakat, lanjut Wabup, sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Oleh karena itu, perlu peningkatan kebersihan melalui perilaku hidup bersih dan sehat.

“Lingkungan dan PHBS bagus, Insya Allah stunting hilang, mari ciptakan lingkungan bersih dan masyarakat taat PHBS,” ucapnya.


Selain itu, H. Iyos berharap semua unsur pentahelix bisa terlibat dan bergerak dalam upaya penuntasan stunting di Kabupaten Sukabumi.

“Penanganan ini, tidak akan tuntas 100 persen kalau hanya dilakukan Dinas Kesehatan saja. Namun harus dirembuk seluruh perangkat daerah terkait dan semua stakeholder,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Harun Alrasyid mengatakan, hasil akhir dari kegiatan ini ialah terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang bebas stunting. Sehingga, tercipta generasi bangsa yang tangguh.

Baca Juga : Berbarengan Penyerahan Roadmap SPBE Diskominfo.

“output yang kami inginkan ialah pola hidup, pola asuh, dan pola makan masyarakat berubah dan lebih baik,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Iyos menyerahkan piagam penghargaan kepada perusahaan dan Kecamatan peduli stunting dilanjuykan dengan penandatanganan komitmen intervensi pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Sukabumi.

Diskominfosan/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Melalui Perjanjian Induk BOT,Pasar Pelita Masuk Teguran Tertulis Pertama

Tampak kondisi Pasar pelita Kota Sukabumi
(Foto : Istimewa)

Red

SUKABUMI KOTA MATANUSA -

Komitmen dalam mengawal dalam penyelesaian Pembangunan Pasar Pelita ,terus dilakukam oleh Pemerintah Kota Sukabumi. 

Saat ini ,pembangunan pasar pelita masuk pada tahapan pemberian teguran dengan perusahaan yang melakukan pembangunan PT Fortunindo Artha Perkasa (FAP) dan akan ditempuh melalui tiga surat teguran tertulis atau peringatan.

Hal ini dikarenakan tahapan akhir pembangunan fisik pasar tidak dapat diselesaikan sesuai yang dijadwalkan dalam perjanjian kerjasama. 

Baca Juga : Berbarengan Penyerahan Roadmap SPBE Diskominfosan.

Lebih jauh,Pembangunan dan pengelolaan pasar tersebut ditempuh melalui Perjanjian Induk Built Operate Transfer (BOT) atau Bangun Guna Serah (BGS) yang dilaksanakan dengan PT FAP. 

Seperti diketahui pembangunan Pasar Pelita ini masuk dalam tahap Addendum ke-4 ditargetkan selesai pada 31 Mei 2021.'' Tahapannya saat ini adalah pemberian teguran tertulis pertama dikarenakan tahapan akhir pembangunan pasar belum diselesaikan oleh PT FAP sesuai addendum ke 4 perjanjian kerjasama,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Kamis (3/6).

Pemberian teguran tertulis ini maksimal diberikan tiga kali dalam jangka waktu 60 hari. Hal ini sebagaimana di atur dalam perjanjian kerjasama yang disepakati dengan PT FAP dan sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Dari jadwal yang ditetapkan waktu surat teguran untuk tahapan keseluruhan yakni surat teguran ke 1 (1-20 Juni) surat teguran ke 2 (21 Juni-10 Juli) dan surat teguran ke 3 (11-30 Juli).

Proses pemberian teguran tertulis tersebut terang Fahmi, diawali dengan pemberian surat teguran pertama dan diberikan waktu selama 20 (dua puluh) hari kalender untuk menyelesaikan pembangunan, yang akan dilanjutkan dengan surat teguran kedua dan ketiga masing-masing selama 20 (dua puluh) hari.

Apabila sampai 30 Juli 2021 pembangunan fisik belum selesai, maka pemkot dapat memutuskan perjanjian secara sepihak. Intinya setelah 31 Mei 2021 yang sedang dilakukan tahapan pemberian teguran tertulis pertama hingga ketiga. Selain diterbitkan surat teguran ke-1, diterapkan denda per mil per hari (dari nilai sisa pekerjaan).

Fahmi mengungkapkan, dalam laporan yang diterima progres pembangunan pasar sedang diverifikasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan sementara diperkirakan mencapai sekitar 94,517 persen. Pasca 31 Mei 2021, jadwal pembangunan fisik yang diserahkan Fortunindo dan kepada Dinas PUPR menyebutkan fisik bangunan dan fasilitas pendukungnya ditargetkan selesai secara keseluruhan pada 25 Juni 2021.

Sehingga dalam masa teguran pertama hingga ke tiga ini Fortunindo diharapkan bisa segera menyelesaikan tahapan pembangunan fisik Pasar Pelita. Di mana ditargetkan pada 25 Juni 2021 Fortunindo menyanggupi untuk merampungkan pembangunan fisik pasar.

Baca Juga : Wali Kota Sukabumi Sambut Berbagai.

Saat ini pun ungkap Fahmi, upaya sosialisasi kepada pedagang terus dilakukan sehingga para pedagang segera mempersiapkan diri masuk ke dalam Pasar Pelita sebagaimana komitmen para pedagang ketika awal pembangunan dilakukan bahwa mereka akan masuk setelah pasar terbangun dengan layak.

Dalam Addendum ke-4 menentukan tahapan pekerjaan pertama basement dan ground floor beserta utilitas pendukung ditargetkan akhir Januari 2021 dan sudah tercapai. Selanjutnya Lantai 1 beserta utilitas pendukung dan fasilitas pendukung selesai akhir Maret 2021 dan dilaporkan sudah selesai.

Terakhir Lantai 2 beserta utilitas pendukung saat ini sedang dalam tahap akhir penyelesaian. '' Pemkot akan terus mengawal jalannya pembangunan Pasar Pelita hingga rampung,'' ungkap Fahmi. Sehingga keberadaan pasar bisa segera dinikmati keberadaannya dan menggerakan ekonomi daerah.

Infokom/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Kamis, 03 Juni 2021

Berbarengan Penyerahan Roadmap SPBE Diskominfo,Pemkab Sukabumi Gratiskan Pelayanan Adminduk

Red/d2

SUKABUMI MATANUSA -

Wakil Bupati Sukabumi H Iyos Somantri menyerahkan 18 alat rekam dan cetak KTP kepada Kecamatan dan UPTD Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kamis (3/6/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel di kawasan Selabintana itu, berbarengan dengan penyerahan roadmap Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DKIP) Kabupaten Sukabumi.

Penyerahan tersebut, dilakukan guna percepatan pelayanan publik kepada masyarakat seperti yang tertuang dalam program prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi.

Baca Juga : 36 Pangkalan di Parungkuda Ikuti Musran.

H. Iyos mengatakan, berbagai inovasi yang diluncurkan ini harus mendorong perubahan pelayan publik d Kabupaten Sukabumi. Sehingga pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi bisa faster, cheaper, and better.

“Faster di sini, pelayanan semakin cepat dan berjalan efisien. Cheaper ini, barang dan jasa publik menjadi gratis ataupun terjangkau oleh semua pihak. Better sendiri,tentu saja pelayan publik harus lebih baik dari sebelumnya,” ucapnya.

Salah satu hal yang tidak kalah penting ialah administrasi kependudukan. Menurut H. Iyos,kolaborasi pelayanan publik administrasi kependudukan bersama Kecamatan dan desa sangat baik. Hal itu untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layananan kependudukan.

“Inovasi yang diluncurkan Disdukcapil bersama DKIP bisa memberikan energi positif dalam kemudahan pelayanan publik,” ungkapnya.

H. Iyos berharap, pelayanan publik ini bisa memberikan keramahan bagi masyarakat.

“Berikan senyuman bagi siapapun yang membutuhkan pelayanan publik dengan setulus tulusnya,” terangnya.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Iwan Kusdian mengatakan, hari ini diserahkan 18 alat rekam cetak KTP-el kepada Kecamatan dan UPTD. Sehingga, pelayanan KTP -el bisa dilaksanakan di Kecamatan.

“Jadi dari 18 alat yang diserahkan, 10 untuk Kecamatan prioritas dan 8 UPTD. Tegalbuleud menjadi salah satu Kecamatan prioritas yang menerima alat rekam cetak KTP- el,” bebernya.

Lewat berbagi inovasi yang diluncurkan, layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Sukabumi semakin cepat. Bahkan pembuatan KTP el, KK, dan akta bisa diproses dalam waktu satu hari.

"Layanan adminduk di kita cepat, mudah, dan gratis,” tegasnya.

Sementara itu Kepala DKIP Kabupaten Sukabumi Eki Radiana Rizki mengatakan, dalam roadmap SPBE ini terdapat berbagai pelayanan yang menjadi prioritas. Mulai dari pelayanan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, desa, dan Kabupaten Sukabumi.

“Kita tidak hanya membuat roadmap saja, namun telah mengembangkan sistem informasi desa. Bahkan seluruh desa/ kelurahan di Kecamatan Sukaraja dan Cibadak telah menjadi pilot project kami,” terangnya.

Baca Juga : Wali Kota Sukabumi Sambut Berbagai Aplikasi.

Ke depan, pelayanan akan dikembangkan di seluruh Kecamatan dan Kabupaten Sukabumi. Sehingga, pelayanan dasar di Kabupaten Sukabumi bisa dilaksanakan dengan baik,

“Sesuai dengan yang disampaikan Pak Bupati, harapan kami pelayanan dasar di Kabupaten Sukabumi bisa dilaksanakan secara mudah, cepat, dan murah” pungkasnya

Diskominfosan/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share: