LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat " Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke 151 Tahun (10 September 2021) " Sukabumi Sehat Sukabumi Maju " Ketua Umum LCT-Indonesia DADANG KARTAWIJAYA ,Ketua DPD JABAR D.Soeryadarma,SM
Tampilkan postingan dengan label Sukabumi Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sukabumi Terkini. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 September 2021

BPKAD Gelar Diseminasi Permendagri No 19 Tahun 2016, Wabup " Pengelolaan BMD Harus Bermanfaat "

 

Reporter : R.Iyan Satria | Editor : D2

SUKABUMI MATANUSA-

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukabumi selenggarakan Diseminasi Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 19 Tahun 2016 kepada Perangkat Daerah dilingkup Pemkab Sukabumi, di Aula kantor Kejaksaan Negeri kab.Sukabumi, Jl.Karang tengah – Cibadak, Senin (27/9/2021).

Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah mendeskripsikan cukup rinci
mengenai tatakelola barang milik daerah secara transparan, efisien, akuntabel,
ekonomis serta mewujudkan Paradigma baru pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD)yang menekankan pada penciptaan nilai tambah.

Secara praktis pengelolaan Barang
Milik Daerah meliputi 3 fungsi utama, yaitu : perencanaan yang tepat, pelaksanaaan/ pemanfaatan secara efisien dan efektif serta aspek monitoring.

” Pengelolaan barang milik daerah, harus dilakukan secara profesional, akuntabel, serta memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat” demikian disampaikan Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri saat membuka acara tersebut.

Menurutnya, pemahaman dan kapasitas perlu terus ditingkatkan supaya pengelolaan BMD dilakukan secara baik selain itu berprinsip kepada transparansi informasi dan tertib administrasi.

Baca Juga : Miliki Sejumlah Program, Wabup Apresiasi Nusantara Terdidik Foundation

” Pengelolaan dan manajemen aset Daerah merupakan hal mutlak yang harus di laksanakan oleh setiap Perangkat Daerah, dilakukan penuh tanggungjawab, Jangan sampai aset daerah dibiarkan dan tidak tertib administrasinya, karena itu sosialisasi dan diseminasi sangat penting serta bisa mendorong optimalisasi pelayanan publik” ungkapnya.

Dalam acara ini hadir tiga Narasumber yaitu Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah pada Badan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dwi Agus Sulistyo dengan judul materi pengelolaan barang milik daerah yang tertib, Plt. Inspektorat Kabupaten Sukabumi, Taufik Gumilar dengan materi Ganti Kerugian daerah, serta Kepala Kejaksaan Negeri Cibadak, Bambang Yunianto dengan materi Optimalisasi Tatakelola Aset daerah.

Secara keseluruhan materi yang disampaikan menyangkut sasaran strategis yang harus dicapai dalam pengelolaan Barang Milik daerah antara lain terwujudnya ketertiban administrasi, inventarisasi dan sertifikasi aset daerah, sistem pelaporan, terciptanya efisiensi dan keefektifan penggunaan aset daerah dalam menunjang kegiatan pembangunan, pengamanan aset daerah, serta tersedianya data dan informasi yang akurat mengenai aset daerah.

Diskominfosan Kabsi/Red

Print Friendly and PDF

Berita Informasi Rakyat
Share:

Miliki Sejumlah Program, Wabup Apresiasi Nusantara Terdidik Foundation

Reporter : R.Iyan Satria | Editor : D2

SUKABUMI MATANUSA-

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri beraudiensi dengan pengurus Nusantara Terdidik Foundation di Pendopo, membahas agenda kegiatan Nusantara Terdidik Foundation di Kabupaten Sukabumi, Senin (27/9/2021).

Pada kesempatan Audiensi, Ketua Nusantara Terdidik Foundation M. Wahyudin mengatakan, yayasan yang dipimpinnya memiliki sejumlah program untuk mengembangkan guru di Kabupaten Sukabumi. Hal itu seperti program guru nusantara berdaya, peneliti practice based research, peningkatan kapasitas guru tenaga kependidikan di bidang karakter, dan Sukabumi mengajar.

Baca Juga : Bersumber Dari Bangub Tahun 2021 5 Ruas.

“Intinya, pelatihan untuk meningkatkan kompetensi para guru. Bahkan untuk program Sukabumi mengajar, sudah berjalan sejak 2017 lalu,” ujarnya.

Melalui berbagai program yang ada di Nusantara Terdidik Foundation, dirinya berharap bisa bersinergi dengan Pemkab Sukabumi. Khususnya di bidang pendidikan.


“Kami berharap ke depan bisa bersinergi dengan Pemkab Suakbumi di bidang pendidikan,” ucapnya.

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos mengapresiasi adanya Nusantara Terdidik Foundation. Keberadaan yayasan tersebut memberikan program pendidikan untuk meningkatakan kompetensi guru di Kabupaten Sukabumi.

“Apa yang dilakukan Nusantara Terdidik Foundation untuk para guru sangat mulia Semua ini bisa berkolaborasi dengan dinas pendidikan,” ungkapnya.

H.Iyos berterima kasih kepada Nusantara Terdidik Foundation yang penuh ikhlas melalukan berbagai program untuk peningkatan kualitas para guru.

“Apa yang dilakukan mahasiswa yang berada di Nusantara Terdidik Foundation sangat mulia,” terangnya.

Baca Juga :Dalam Pengajian di Aisyiyah Wali Kota Berdoa Pandemi Segera Berakhir

Iyos berharap, semua yang dilakukan mahasiswa ini bisa berjalan dengan lancar. Apalagi, tujuannya untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi.

“Semoga hasilnya memberikan kepuasan tersendiri dan para guru terbantu. Paling penting kualitas para guru juga harus meningkat,” bebernya.

“Tinggal manajemennya yang baik.Apa yang dilakukan dengan ikhlas, akan mendapat balasannya dari Allah SWT,” pungkasnya.


Diskominfosan Kabsi/Red

Print Friendly and PDF

Berita Informasi Rakyat


Share:

Sabtu, 25 September 2021

Apresiasi Kondisi Masyarakat, Kabupaten Sukabumi Optimis Raih Swasti Saba Wistara 2

Reporter : R.Iyan Satria | Editor : D2

SUKABUMI MATANUSA-

Melihat kondisi di mana pemberdayaan masyarakatnya sangat luar biasa, Tim Verifikasi Lapangan Kabupaten/Kota Sehat (KSS) Pusat mengapresiasi Kabupaten Sukabumi. 

“Di sini luar biasa. Pemberdayaan masyarakat sampai ke bawah. Bahkan saya sampai ke kampung terpencil dan kecil. Jalannya setapak, tapi di situ bersih dan di luar perkiraan,” ujar Ketua Tim Verifikasi Lapangan KSS Pusat Tutut Sri Indrayani saat mengakhiri penilaian KSS di wilayah Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/9/2021).

Menurutnya, Kabupaten Sukabumi sangat luas wilayahnya. Namun daerah terluas ke dua se Jawa-Bali ini, berhasil 100 persen open defecation free (ODF). Hal itu berkat komitmen pemerintah daerahnya menuju kota/kabupaten sehat.

“Kami sangat mengapresiasi Kabupaten Sukabumi. Semua bersatu padu. Lintas sektornya dan pemberdayaannya cukup bagus. SDM nya pun sangat bergerak cepat,” ucapnya.

Menurutnya, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi yang luar biasa. Hasil dari verifikasi lapangan di Kabupaten Sukabumi ini, akan diplenokan di tingkat pusat.

“Kabupaten Sukabumi lolos dokumentasi verifikasi. Namun untuk mendapatkan wistara 2, akan diplenokan di tingkat pusat berdasarkan dokumen yang kami bawa ini,” ungkapnya.

Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengaku optimis daerahnya bisa meraih swasti saba wistara 2. Apalagi, berdasarkan hasil evaluasi dan kekompakan semua pihak dalam memberikan yang terbaik.

“Hasil evaluasi, Insya Allah Kabupaten Sukabumi bisa meraih swasti saba wistara 2,” terangnya.

Berbagai saran yang disampaikan terus laksanakan. Selain itu, koordinasi, kolaborasi, dan kerjasama terus ditingkat dalam rangka menuju Kabupaten Sukabumi sehat.

“Insya Allah nilainya bagus. Oleh karena itu, semua perangkat daerah harus bekerjasama dalam meningkatkan muku kesehatan Kabupaten Sukabumi,” bebernya.

Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) Hj. Yani Jatnika Marwan mengatakan, semua verifikasi berjalan lancar dan memuaskan. Hal itu bisa terjadi berkat kerjasama lintas sektor yang luar biasa dan bekerja cepat.

“Verifikasi lapangan kali ini dadakan, tapi kita siap diverifikasi kapanpun. Insya Allah kami optimis meraih swasti saba wistara 2,” bebernya.

Apalagi, semua tatanan yang menjadi penilaian telah dipenuhi. Bahkan semuanya telah ditampilkan dalam verifikasi lapangan.

“Kita semua sudah bekerja keras. Semoga hasil terbaik yang kita peroleh,” pungkasnya.

DiskominfosanKabsi/Red

Print Friendly and PDF

Berita Informasi Rakyat
Share:

Kamis, 23 September 2021

Kunjungi Sukabumi Pastikan Kelayakan Dan Verifikasi, " Kab/Kota Sehat Kabupaten Sukabumi Calon Penerima Swasti Saba Wistara 2 "

Reporter : R.Iyan S | Editor : D2

SUKABUMI MATANUSA-

Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu peserta Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional, artinya Kabupaten terluas kedua se Jawa Bali itu menjadi calon penerima Swasti Saba Wistara 2.

Untuk memastikan kelayakannya, tim penilai Kabupaten/kota sehat datang ke Sukabumi untuk melakukan Verifikasi uji faktual. Tim Penilai diterima oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri di Pendopo, Kamis (23/9/2021).

Menurut H. Iyos masuknya Kabupaten Sukabumi sebagai calon penerima swasti saba wistara 2 diraih melalui perjuangan yang begitu panjang.

"Mudah-mudahan (menjadi penerima swasti saba wistara 2) bisa terealisasi," ujarnya.


Masih dikatakan H. Iyos, kehadiran tim penilai bisa mendorong dan memotivasi Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) melakukan hal yang lebih baik lagi. Apalagi, verifikasi faktual ini bisa melihat realita yang sebenarnya.

"Sehingga bisa membuktikan antara data yang ada dengan kondisi di lapangan," ucapnya.

Oleh karena itu, berbagai kerja keras dilakukan Kabupaten Sukabumi demi terciptanya lingkungan dan situasi yang kondusif, nyaman, dan sehat bagi masyarakat serta lingkungan.


"Kerja keras yang dilakukan selama ini tidak akan sia-siak Sehingga, kinerja kami betul-betul dirasakan masyarakat," ungkapnya.


Berkaitan verfikasi ini, H. Iyos berharap semuanya berjalan aman dan lancar. Termasuk hasil yang didapat bisa memuaskan.

"Mudah-mudahan penilaian Kabupaten/Kota sehat ini berjalan baik dan lancar," harapnya.

Ketua Tim Verifikasi Lapangan  Pusat  Tutut Sri Indrayani mengatakan, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah yang lolos sebagai peserta Kabupaten/Kota sehar tingkat pusat. Dengan demikian, kehadiran tim penilai untuk melihat inovasi-inovasi yang tertuang dalam dokumen secara langsung.

"Di sini, kami tidak mencari kekurangan. Tetapi menilai dari verifikasi dokumen yang masuk ke pusat. Mencari hal yang angkanya belum sempurna dan maksimal," bebernya.

Tutut Sri Wahyuni menambahkan penilaian ini sangat ketat apalagi untuk mencari yang terbaik di antara baik.

"Dari ratusan daerah yang ikut, kami mencari yang terbaik di antara yang baik," pungkasnya
.


Diskominfosan Kabsi /Red

Print Friendly and PDF

Berita Informasi Rakyat
Share:

Senin, 20 September 2021

Ditandai Penyematan Pita, Wakapolres Sukabumi Pimpin Apel Pasukan Operasi Patuh Lodaya

KOMPOL NIKO N ADI PUTRA, S.H.,S.I.K.,M.H.,
(Wakapolres Sukabumi)
Reporter : R.Iyan Satria | Editor : D2

SUKABUMI MATANUSA-

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2021, berlangsung di lapangan Mako Polres Sukabumi, Pada hari Senin tanggal 20 September 2021, Pukul 08.00 WIB. 

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh KOMPOL NIKO N ADI PUTRA, S.H.,S.I.K.,M.H., (Wakapolres Sukabumi), Perwira Apel AKP RIKI FAHMI MUBAROK, S.H., S.I.K., CPHR (Kasat Lantas), Komandan Apel IPDA MISWANTO (Kanit Turjawali).

Dalam kegiatan apel gelar pasukan sekaligus dilaksanakan penyematan pita tanda dimulainya operasi gelar pasukan selama 14 hari mulai dari tanggal 20 September hingga 03 Oktober 2021.

Amanat yang di sampaikan terhadap Operasi Patuh Lodaya tahun 2021 :

– Pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas guna terciptanya kamseltibcar lantas yang aman dan kondusif.
– Kita masih dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19, pemerintah sudah berupaya menyusun berbagai kebijakan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

– Menghimbau kepada pengguna Jalan agar selalu patuh terhadap protokol kesehatan.

– Polri khususnya Polantas bersama pemerintah dan instansi terkait memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap undang-undang nomor 22 tahun 2009.

– Lodaya- 2021″ Polda Jabar kita tingkatkan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) serta menwujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap.

RED/INKWS.

Print Friendly and PDF



Share:

Advertorial

Advertorial