LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat " Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke 151 Tahun (10 September 2021) " Sukabumi Sehat Sukabumi Maju " Ketua Umum LCT-Indonesia DADANG KARTAWIJAYA ,Ketua DPD JABAR D.Soeryadarma,SM
Tampilkan postingan dengan label Sukabumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sukabumi. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 September 2021

Terkait Warganya Perlu Perhatian Pemerintah, Kemensos Dan Pemdes Kadununggal Gelar Pertemuan, Baca Selengkapnya

Reporter : Deni M/Redaksi

SUKABUMI MATANUSA-

Seorang wanita Lanjut usia sebut saja Ibu Icih (84) tahun, yang berdomisili di wilayah Kampung Kadudampit, RT 25/02 Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, saat ini hanya bisa terbaring di tempat tidur. 

Hampir empat bulan lamanya Ibu Icih tidak memiliki pendamping hidup, dan hanya  mempunyai dua orang anak, itupun seorang anak sudah meninggal dunia.

Menanggapi permasalahan kondisi lansia tersebut, Pemerintah Desa Kadununggal, mengatakan kepada matanusa.net, Hasil kunjungan dan survey pihak Tim Paramarta Kementrian sosial, Kabid Linjamsos, sekmat dan kasi sosbud kec. Kalapanunggal, kepala Desa dan BPD desa kadununggal, TKSK, Pendamping PKH, puskesos dan Mamat alias Dolen anaknya Ibu Icih, Dilakukan Pertemuan di kantor Desa kadununggal, guna membahas terkait hal lansia, yang sebelumnya ada Miss komunikasi, Kata Mochamad Yusup yang akrab disapa Bako selaku kepala Desa Kadununggal.

Baca Juga : BPKAD Gelar Diseminasi Permendagri No 19 Tahun 2016

Dijelaskan Moch Yusup,  warganya yang bernama Ibu Icih awalnya mendapatkan KKS BPNT. sementara anaknya yang bernama mamat alias dolen mendapatkan Program Keluarha Harapan (PKH) yang mana dalam KKS PKH bernama Erna,  isterinya mamat alias dolen (sebagai pengurusnya).

Dikarenakan bantuan PKH hanya komponen anak sekolah SD saja, sementara mamat alias dolen punya tanggungan ibunya yaitu bernama Icih yang kini sudah jompo tetapi berbeda Kartu Keluarga (KK). Untuk itu  ibunya yang kini sudah jompo alhasil di  masukan dalam KK mamat alias dolen dan di mutakhirkan oleh pendamping PKH melalui Elektronik Program Keluarga Harapan (E-PKH), Ucapnya.

Masih dijelaskan Yusup, Beberapa bulan kemudian KKS BPNT Ibu Icih menjadi saldo nol, akan tetapi di PKH untuk KKS nya atas nama Erna isterinya mamat alias Dolen keluar atau cair. Selanjutnya, bantuan komponen untuk jomponya dan KKS PKH atas nama Erna isterinya dolen mendapatkan juga bantuan BPNT, karena mamat alias dolen berharap bantuan BPNT atas nama Ibu Icih dapat cair atau keluar kembali  bantuan BPNT nya. maka ibu Icih itu di pisah lagi KK nya di satukan dengan cucunya yg sudah berusia 21 tahun atas hasil komunikasi dengan puskesos dan bahkan hasil koordinasi dengan Korda BPNT dengan maksud agar bantuan BPNT yang tadinya saldo nol bisa mendapatkan lagi.

" Alhamdulilah setelah di lakukan pertemuan dengan pihak terkait, dan mendapatkan keterangan yang terang,  dari pihak keluarga  Mamat alias Dolen sebagai keluarga ibu Icih selesai dan dipahami sehingga tidak ada informasi yang Miss komunikasi" pungkas Yusup. 

Ditempat yang sama, Mamat alias Dolen, berharap agar keluarga dari Ibu Icih kedepanya bisa mendapatkan bantuan rutilahu dan KKS BPNT, dan dapat aktif kembali, kendatipun sebelumnya oleh pihak  Puskesos Desa sudah di masukan dan di verivali lagi ke aplikasi SIKSNG, Pintanya.

Untuk diketahui, setelah pertemuan di desa selesai, tim dari Paramartha Kemensos di dampingi oleh Kabid Linjamsos, Sekmat, Kasi Sosbud, Pemerintah Desa, TKSK, Pendamping PKH dan Puskesos langsung berkunjung ke rumah Mamat alias dolen, yang mana di rumah tersebut tinggal juga ibunya yaitu ibu icih yang dalam kondisi udzur karena usia.

Adapun dari pihak Paramartha Kemensos menyerahkan berupa bantuan, dalam bentuk sembako, juga kelengkapan lainnya sebagai stimulan. Penyerahan bantuan untuk Ibu Icih diwakili oleh mamat alias dolen juga di saksikan oleh semua pihak yang hadir.


Print Friendly and PDF

Berita Informasi Rakyat
Share:

Minggu, 26 September 2021

Terima Mandat SK, Ketua Bapera Cikembar dan Pengurus Siap Kawal Program Pemerintah

Reporter : Edi Gunawan/Red  | Editor : D2

SUKABUMI MATANUSA-

Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Pengurus Kecamatan Cikembar Diberikan Mandat dari ketua DPD BAPERA Kabupaten Sukabumi, berupa Surat Keputusan (SK).

Penyerahan SK Langsung diserahkan kepada  ketua Pengurus Kecamatan (PK) Akup Mulyana, di kediaman ketua DPD Jalan Kalaparea Desa Kalaparea Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, Minggu (26/09/21).

Akup Mulyana selaku Ketua Bapera  Kecamatan Cikembar dibantu juga, Sekretaris Pelik Supriatman dan Bendahara Rani Widiyasusanti, ketiganya secara resmi telah diberikan mandat oleh DPD Bapera, untuk dapat menjalankan pergerakan roda organisasi yang ada di wilayah kecamatan cikembar. Bapera Kecamatan Cikembar diintruksiakan agar kedepanya lebih maju, dan bersatu dalam mengawal program pemerintah, Kata Ketua DPD Bapera,  Kabupaten Sukabumi Drs.H.F Efendi.SH.MH, kepada matanusa.net.

Baca Juga : Apresiasi Kondisi Masyarakat Kabupaten Sukabumi, Optimis Raih Swasti Saba Wistara 2

Masih dikatakan, "Hari ini saya berikan mandat surat keputusan (SK), untuk struktur kepengurusan yang ada di kecamatan cikembar. Menindaklanjuti hal tersebut, agar Bapera Kecamatan Cikembar, segera dapat menjalankan tugas kerja sesuai dengan AD/ART dan struktural yang ada di kepengurusan. Lakukan kordinasi dengan muspika kecamatan, gali kompetensi yang bisa dikembangkan untuk kepentingan masyarakat, dan sinergikan dengan semua intansi pemerintahan", Jelasnya.

Terakhir, Bapera merupakan sebuah wadah organisasi untuk menjalin silaturahmi dan juga menjadikan sebuah roda penggerak dalam mengawal program pemerintah sampai kepada titik tujuan, Tutupnya.

Ditempat yang sama, Ketua PK Cikembar, Akup Supriatman mengatakan kepada matanusa.net,

" Kami mewakili jajaran kepengurusan Barisan Pemuda Nusantara Pengurus Kecamatan Cikembar, mengucapkan terimakasih kepada DPD BAPERA Kabupaten Sukabumi, yang  mana pada hari ini kami telah terima mandat berupa SK, menurut kami ini adalah sebuah amanah dan tanggung jawab kami kedepanya dalam menjalankan tugas", ucap Akup.

Harapan kami kedepan, semoga dengan hadirnya BAPERA bisa menyatukan Pemuda- pemudi Nusantara dan menampung  aspirasi warga masyarakat dalam membangun kemajuan wilayah terutama yang ada di kecamatan cikembar ini. Tegas Akup dihadapan ketua DPD Bapera Kabupaten, dan Pengurus Bapera PK Cikembar.

Redaksional

Print Friendly and PDF

Berita Informasi Rakyat


Share:

Sabtu, 25 September 2021

Kenali Penggunaan Tekhnologi Digital, Komisi Pengkajian Dan Penelitian MUI Gelar Diklat PPLID Berbasis Aplikasi

Reporter : Asep Ichank/R Iyan Satria | Editor : D2

SUKABUMI MATANUSA -

Diklat Pengenalan dan Pendalaman Literasi Islamic Digital (PPLID) Lewat Aplikasi Android Tahun 2021, diikuti oleh 65 peserta dari 47 Kecamatan, adapun kegiatan diselenggarakan Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, di Gedung Ad-Dawah Kecamatan Cibadak, Sabtu (25/9).

Baca Juga : Berikan Pengetahuan dan Wawasan Dalam Pelayanan,Wali Kota Ajak Para Ketua RW, RT, BKM Sukseskan Vaksinasi

Menurut Ketua Umum MUI Kab. Sukabumi KH. Oman Komarudin, kegiatan ini diselenggarakan bertujuan menambah wawasan dan cakrawala pengtahuan untuk menghadapi perkembangan zaman 4.0 yang semakin pesat.

“diklat literasi islamic digital ini bertujuan supaya peserta bisa mengenal dan memahami penggunaan teknologi digital terkait informasi dan komunikasi,”jelasnya.

Wakil Bupati sukabumi H.Iyos Somantri yang hadir membuka acara sekaligus menyampaikan materi mengatakan di era revolusi industri 4.0 mengatakan semua harus berikhtiar untuk meningkatkan sumberdaya manusia yang berdaya saing global.

“Diklat ini sangat penting karena berorientasi untuk meningkatkan SDM sebagai langkah strategis menghadapi perkembangan jaman lompatan teknologi 4.0 yang berdampak sistemik tehadap budaya dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat dunia,” jelas Wabup.

Walaupun demikian, tambah Wabup, revolusi industri generasi ke empat 4.0 juga bisa berdampak negatif, karenanya butuh pengetahuan yang memadai tehadap kemajuan teknologi dengan segala implikasinya termasuk perkembangan informasi berbasis media yang tidak selamanya akurat.

” Informasi bohong atau hoax tidak lepas dari perkembangan teknologi informasi, perlu sikap selektif dalam mencermati berita, karena itu untuk membangun masyarakat yang well informed dan sadar bahaya hoax, kiranya tokoh MUI di Kecamatan melalui media dakwah bisa membina masyarakat agar tidak mudah terpropokasi dan senantiasa melakukan tabayyun terhadap informasi yang diterima,” terangnya.

Masih dikatakan Wabup, tentunya semua menyadari konsekuensi ketika informasi mengandung tujuan tidak baik dan melanggar undang undang ITE, yang demikian sangatlah berbahaya, intinya diharapkan sebelum sharing harus benar benar dipastikan dulu kebenarannya.

Diakhir amanatnya, Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri menyampaikan bahwa memanfaatkan kemajuan teknologi digital secara islami, artinya dengan cara yang baik, berguna dan bertujuan menambah ilmu pengetahuan konstruktif akan membawa perubahan untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi.
Diskominfosan Kabsi /Red

Print Friendly and PDF

Berita Informasi Rakyat
Share:

Jumat, 24 September 2021

Perayaan HUT ke 61 UU Pokok Agraria, Sekda Ingatkan Dituangkannya 3R, Pahami Hak dan Kewajiban Atas Tanah

Reporter : D.Soerya/R.Iyan S

SUKABUMI MATANUSA -

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 61 Undang Undang Pokok Agraria yang diselengarakan oleh Kantor Petanahan Kabupaten Sukabumi, di pimpin oleh Sekertaris Daerah Ade Suryaman.SH selaku Pembina Upacara, Jumat (24/9/2021).

Dalam perayaan tersebut, Sekda mengucapkan selamat Hari Agraria dan Tata Ruang kepada seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi. Dirinya meminta momentun ini harus dijadikan pemacu bekerja lebih baik lagi.

“Termasuk memberikan pelayanan terbaik bagi kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.


Masih dikatakan Sekda, dalam kegiatan bertema percepatan pemulihan ekonomi melalui pelayanan tata ruang dan pertanahan yang profesional ini, Kementerian ATR/BPN sedang pengintegrasian aspek penggunaan tanah ke dalam penataan ruang. Sehingga mampu mengimplementasikan prinsip right, restriction and responsibility ke dalam sertipikat. Hal itu sebagai upaya pengelolaan ruang dan pertanahan yang berstandar dunia.
“Dengan dituangkannya 3R secara jelas di dalam sertipikat, maka harapannya pemegang semakin memahami hak dan kewajiban atas tanah,” ucapnya.
Prinsip 3 R adalah upaya memberikan jaminan dan perlindungan hukum hak atas tanah.
“Dengan demikian, tidak ada lagi masyarakat yang akan berani melakukan penyeroboton tanah, atau bahkan melakukan suatu tindakan kejahatan pertanahan,” ungkapnya.

Sekda juga berterima kasih atas penyerahan sertipikat sejumlah aset Pemda Kabupaten Sukabumi.

“Terima kasih atas penyerahan sertipikat sejumlah aset Pemda Kabupaten Sukabumi,” terangnya.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Bernardus Wijanarko mengatakan, hari Agraria ini sebagai momentum transformasi digital pelayanan kepada masyarakat.

“Di hari Agraria ini, pak Menteri menekankan transformasi digital pelayanan,” bebernya.
Bahkan, pelayanan pun sudah bisa melalui gawai pintar. Termasuk sertipikat bertahap ke elektronik.
“Kita awali dengan aset di di Kementerian ATR/BPN. Masyarakat secara bertahap mengalih mediakan menjadi sertipikat elektronik,” Terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, selain Sekda menerima 21 sertifikat tanah milik pemda sukabumi, dirinya juga menyematkan pin tanda kehormatan satya lencana karya satya kepada dua PNS di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi.

Diskominfosan.kab/Redaksi

Print Friendly and PDF

Berita Informasi Rakyat
Share:

Rapat Banggar, Ketua DPRD : Bahas Beberapa Anggaran Perubahan 2021, Oktober Harus Disepakati


Redaksi

SUKABUMI MATANUSA-

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, menggelar rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama komisi-komisi DPRD Kabupaten Sukabumi, di aula rapat BKPSDM. rapat Banggar tersebut mengenai pembahasa tentang perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, Kamis (23/9/2021).

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, usai rapat Banggar mengatakan kepada media matanusa.net, kegiatan rapat Hari ini, kita gelar rapat Banggar internal dengan komisi-komisi mengenai pembahasan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) atau anggaran perubahan untuk 2021 ini,” Ucapnya.

Baca Juga : Demi Menyapa Warga di Seberang Sungai, Presiden Naik Perahu

Dijelaskan Yudha, ada beberapa hal yang perlu dicermati bersama, diantaranya mengenai penyerapan anggaran, apakah sudah terserap sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Adapun mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti apa perjalanannya. Selain itu di pra agenda perubahan ini, kira-kira mana saja yang bisa kami lihat sesuai apa yang direncanakan oleh Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi
Yudha Sukmagara.
Lebih jauh, Yudha menyampaikan, bahwa masih banyak hal-hal yang perlu dibahas, salah satunya alat-alat kesehatan sebagai bahan evaluasi, karena ada kolerasinya dengan adanya pandemi Covid-19.

“Apakah anggaran ini sudah sesuai dengan apa yang telah disepakati. Ini yang perlu dievaluasi. Agar supaya anggaran perubahan ini bisa sesuai yang telah disepakati melalui Perda APBD tahun 2021,” tegasnya.

Baca Juga : Wali Kota Sukabumi Pastikan SKD CPNS

Menurutnya, masih ada beberapa fase yang harus dilewati. Dengan begitu, rapat Banggar akan terus dilaksanakan karena di bulan Oktober ini harus sudah disepakati.

“Intinya, Banggar DPRD Kabupaten Sukabumi akan sangat serius untuk betul-betul menganalisa dan berhati-hati. Supaya tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan, dan juga harus sesuai keinginan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Her/MN

Print Friendly and PDF

Berita Informasi Rakyat
Share:

Kamis, 23 September 2021

Organisasi Yang miliki Gagasan Cerdas Dan Bermakna, Bupati Ajak Pengurus Kosgoro Terus Berkarya

Reporter : R.Iyan Satria | Editor : D2

SUKABUMI MATANUSA-

Bupati Sukabumi mengajak seluruh pengurus kosgoro 1957 untuk terus berkarya secara produktif dan berbuat yang terbaik bagi masyarakat, tampil sebagai organisasi yang memiliki gagasan cerdas dan memiliki aktivitas bermakna bagi bangsa dan negara. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Kab. Sukabumi Periode 2021-2026 di Grand Inna Samudera Beach Hotel Palabuhanratu. Kamis (23/9/2021).

" wujudkan Tri Dharma Kosgoro, artinya kosgoro 1957 harus berperan lebih aktif dalam pembangunan masyarakat secara luas melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat serta terus bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak" jelasnya.

Menurut Bupati organisasi kosgoro 1957 mempunyai misi dalam mewujudkan tri dharma kosgoro, yaitu: pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas.


Bupati berharap momentum pelantikan ini harus dimaknai sebagai pelecut semangat baru untuk melanjutkan kebaikan bagi negera dengan penjabaran dan penyesuaian program tri sukses internal dan eksternal dengan program pemerintah kabupaten sukabumi

"semoga PDK Kosgoro 1957 yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai wujud pengabdian kepada negara juga daerah Kabupaten Sukabumi" ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati menyaksikan Pelantikan PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Sukabumi Periode 2021-2026  oleh ketua PDK  Kosgoro 1957 Jabar H. Aria Girinaya.

Pelantikan menetapkan Budi Azhar Mutawali sebagai Ketua PDK Kosgoro 1957 Kabupaten Sukabumi.

Diskominfosan kab/Red

Print Friendly and PDF

Berita Informasi Rakyat
Share:

Advertorial

Advertorial