LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat " Hari Dharma Wanita Nasional" (5 Agustus 2021) Ketua Umum LCT-Indonesia DADANG KARTAWIJAYA ,Ketua DPD JABAR D.Soeryadarma,SM
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Agustus 2021

Akibat Pasokan Air Terganggu Di Cabang Parungkuda Dan Cibadak, Dirtek : Managemen Perumda AM-TJM Lakukan Permohonan maaf


Red/D2

SUKABUMI MATANUSA-

Para pelanggan konsumen Air di dua wilayah Kecamatan Parungkuda dan Cibadak, diberikan Himbauan oleh pihak Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumda AM-TJM) Kabupaten Sukabumi. Pengumuman yang disampaikan tersebut berkaitan dengan adanya gangguan pasokan air akibat terjadinya kebocoran Pipa Transmiter 250 mm di Pasirdoton Kecamatan Cidahu.

Pada kesempatan tersebut, Direktur teknik Perumda AM TJM Kabupaten Sukabumi, Iyus Sugiarto, SE., Menjelaskan bahwa, kebocoran pipa transmisi mengakibatkan gangguan bagi dua cabang dalam hal pelayanan atau pasokan air akibat kebocoran yang disebabkan adanya aktifitas pemerataan tanah di perusahaan air kemasan, Ucap Iyus kepada matanusa.net.

Untuk itu lebih jauh Iyus, “Kebocoran ini merupakan yang ketiga kalinya, padahal  kebocoran sebelumnya dengan pihak perusahaan kita sudah mengantisipasi, salah satunya dengan membuat tiang penyangga kontruksi ceker ayam, tak pelak beban tanah yang terlalu berat, sehingga kebocoran terjadi lagi,” ucapnya.

Baca Juga : Diusulkan Sebesar 3 Miliar Jalan.

"Mungkin kedepannya kita akan merelokasi pipa tersebut ke lokasi yang aman, Insha Allah dua hari kedepan akan kita laksanakan pekerjaan tersebut,” tukasnya.

Terakhir ,Untuk penanganan sementara, Iyus mengakui pihaknya sudah melakukan perbaikan sejak kemarin.

“mudah – mudahan penanganan sementara pada hari ini bisa terselesaikan, Kami atas nama Managemen Perumda, mohon maaf atas  gangguan pelayanan ini,” tutupnya.

Redaksi

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Minggu, 01 Agustus 2021

Peringati HUT RI Ke 76, Pedagang Bendera Musiman Semangati Jiwa Nasionalisme

(Foto: Ilustrasi)

Reporter : R.Iyan Satria 

SUKABUMI MATANUSA- 

Mulai 1 Agustus 2021 hingga 31 Agustus 2021,Pemerintah Republik Indonesia mengintruksikan agar Warga Masyarakat memasang Bendera Merah Putih.hal ini sebagai bentuk dalam memperingati HUT kemerdekaan RI yang ke-76 ,sesuai dengan arahan dari Mentri seketaris negara ( Meneseneg) sesuai dengan surat  edaran, Menteri Sekretaris Negara nomor B-SU/M/S/TU.00.04/07/2021 tentang pedoman peringatan Hari HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021.

Di dalam surat yang telah di edarkan tersebut, seluruh jajaran masyarakat serta pemerintahan, secara serentak mengibarkan bendera merah putih terhitung mulai dari 1 sampai 31 Agustus mendatang.

Dalam peringatan hari Kemerdekaan RI ke-76 kali ini,dengan mengusung tema Indonesia Tangguh , masyarakat atau pemerintah ikut memasang umbul-umbul serentak di wilayah masing-masing.

Baca Juga : Koramil Cicurug 0607-13 Targetkan 500 Vaksin Covid 19

Berdasarkan hasil pantauan reporter matanusa.net sejak sepekan terakhir setiap ruas jalan propinsi maupun di lingkungan masyarakat mulai dipenuhi oleh para pedagang bendera musiman.

Salah satunya Lapak di ruas  jalan kawasan Jl. Siliwangi Cicurug Kabupaten Sukabumi,terlihat sejumlah pedagang mengaku belum terjadi lonjakan permintaan baik bendera maupun umbul-umbul dan aksesoris yang biasa dipakai dalam peringatan hari Kemerdekaan,Tutur Asep Saepudin,Minggu (1/8/21).

Lanjutnya dikatakan Asep, pedagang asal cicurug ini,dirinya mengakui bahwa setiap tahunya ia berjualan Bendera Merah Putih.

"Biasanya Penjualan Bendera umbul-umbul serta aksesoris ,mulai ramai di pertengahan Agustus kalau di awal - awal penjualan lebih banyak bendera kecil untuk kendaraan roda 2 maupun roda 4.ulasnya.

Lebih jauh,Asep merasa kali ini sangat miris,pasalnya sudah 2 tahun ini dirinya berjualan Bendera dalam kondisi pandemi Covid-19.adapun omzet yang didapat tidak mencapai target yang di harapkan,hal ini disebabkan naiknya harga modal bahan Bendera ,sementara itu harga jual masih sama seperti tahun sebelumnya.

Baca Juga : Dapat Tingkatkan Imun Mahasiswa Unsoed.

"Dari harga Bendera umbul-umbul dan aksesoris ,yang ditawarkan Berpariasi dari mulai ukuran kecil 10 ribu, sedang 20 ribu lalu ukuran besar 1,5 meter bisa sampai seharga 50 ribu," pungkasnya.

Ditambahkan Ase, dirinya berharap semoga di saat kondisi Pademi seperti ini semoga saja penghasilan tahun ini jauh lebih baik,dari sebelumnya.

Terakhir,Semoga warga masyarakat lebih semangat memasang bendera merah putih sebagai jiwa nasionalisme,dan semangat juang yang tinggi ,sebagai bentuk penghargaan kepada jasa para pahlawan Indonesia,Tutupnya.

Editorial : D2


Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Sabtu, 24 Juli 2021

Sudah Lalui 41 Hari,Bumi Bocah 8 Tahun Ikut Aksi Jalan Kaki Toba Menuju Jakarta

Aksi dari Tim 11,Berjalan kaki sampaikan aspirasi kepada Presiden terkait Danau Toba.
(Foto : Choky).

Bornok Choky /Redaksi

LAMPUNG TENGAH MATANUSA-

Rusaknya lingkungan danau toba yang diduga akibat dari exsploitasi secara masive tanpa memperhitungkan dampak ekosistem dan kelangsungan generasi,membuat Tim 11 lakukan aksi Jalan Kaki Perjalanan dari Toba Sumatera Utara menuju Istana Negara Jakarta.

Perjalanan yang dilakukan Tim 11 tersebut, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat danau toba,sehingga menggerakkan hati dan pemikiran tim 11 untuk bergerak menemui Presiden RI Joko Widodo,adapun perjalanan menempuh jarak kurang lebih 1800Km dengan berjalan kaki. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Reporter matanusa.net,awak media  mengikuti proses perjalanan Tim 11 dari Tanggal 19 juli hingga 24 juli 2021 menjadi hari yang ke 41 aksi jalan kaki mereka dari toba sampai bakauheni lampung.

Adapun sesampainya Tim 11 di gedung HKPBP Bandar Jaya Lampung tengah pada tanggal 19 juli 2021, di sambut meriah dan hangat oleh warga sekitar.

Togu simorangkir sekaligus selaku komando dari Tim 11,juga pernah mendapat penghargaan di acara kick andy heroes tersebut menjelaskan kepada matanusa.net, bahwasanya aksi jalan kaki ini kami lakukan atas dasar keprihatinan juga menjaga  kelestarian danau toba atas keberlangsungan dan kesejahtraan masyarakat disekitar danau toba,dengan mengusung hastag tutup TPL (Toba Pulp Lestari) yang beroprasi di wilayah danau Toba.

Masih dikatakan Togu dan juga Tim 11 ,dirinya sangat yakin setibanya di istana negara jakarta nanti,bahwa ia dan tim 11 akan di terima dengan baik oleh Presiden Joko  Widodo,pasalnya misi yang kami bawa adalah misi kemanusiaan,tuturnya.

Lebih jauh,keesokan harinya pada tanggal 20 juli 2021,Tim 11 mulai beranjak dari hotel tempat dimana mereka menginap dan menuju kota bandar lampung.dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada PDT Amos sinaga,PDT Saragih ,serta warga masyarakat setempat yang telah menyambut mereka dengan hangat,kata Togu.

Selain itu,ada hal yang membuat daya tarik tersendiri dalam aksi tersebut, sebut saja  bumi ,bocah 8 tahun anak dari Togu simorangkir ikut pula dalam aksi jalan kaki ini. 

"Kebetulan berulang tahun yang ke 8 dan mendapatkan surprice dari alinta Boru Simanjuntak ,diberikan hadiah berupa Kue ulang tahun",

Bumi sendiri menurut Togu,Bumi ikut aksi jalan kaki atas kemauan sendiri,selain itu  Bumi adalah bocah yang mungkin sangat beruntung , pasalnya di usian yang masih sangat muda tersebut,dirinya berani ikut aksi yang sangat inspiratif ini,pungkasnya.

Terakhir,dikabarkan Togu,pada hari sabtu tanggal 24 juli 2021 sekitar jam 09.45.Wib, diinformasikan bahwa tim 11 sudah berada di kapal penyebrangan bakauheni lampung menuju merak.

Sebelum menulis surat kepada Presiden R.I Jokowidodo ,dalam sambungan teleponnya togu dan Tim 11 sangat terharu , ternyata sudah 41 hari mereka berjalan kaki melewati beberapa propinsi.kendati sempat di dera sakit dan cerita suka duka sepanjang perjalanan,tapi kami yakin Tuhan bersama orang orang baik,tutupnya.

#TUTUP TPL.

Tampak Aksi jalan kaki tim 11 Dari Toba Menuju Istana Jakarta.

Editor: D2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Selasa, 25 Mei 2021

Akibat Cuaca Ekstrim,BPBD Himbau Masyarakat Jaga Lingkungan,Antisipasi Bencana Terjadi

Tampak kondisi genangan air yang menimpa jalanan dikota sukabumi saat hujan deras,diduga akibat drainase yang tidak berfungsi.
(Foto : Istimewa)

Yahya/Andi/Red

SUKABUMI KOTA MATANUSA -

Hujan deras yang mengguyur Kota Sukabumi pada hari Senin, 24 Mei 2021 disebabkan karena peralihan musim dari penghujan ke kemarau yang sering ditandai dengan anomali cuaca. Demikian dijelaskan oleh Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami,saat ditemui di kantornya pada hari Selasa, 25 Mei 2021.

Baca Juga : Pergerakan Tanah-di Nyalindung,H.Iyos 4 Sampai 5 Ha.

Dijelaskan pula bahwa pada kejadian hujan deras tersebut, BPBD Kota Sukabumi menangani genangan air di lima lokasi yang berada di empat kelurahan. Genangan tersebut timbul karena air hujan tidak mengalir dengan baik akibat sumbatan pada gorong – gorong air, kemudian penyempitan dan pendangkalan saluran air. Lima kejadian tersebut berhasil ditangani dengan baik oleh Tim ASB  (Aksi Siap Bencana) dan TIM PRB ( Pasukan Relawan Bencana) BPBD Kota Sukabumi.

Baca Juga : Akibat Dampak Pandemi,H.Marwan- Jalankan.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi  agar memperhatikan lingkungan sekitarnya untuk mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem, diantaranya dengan cara membersihkan lingkungan serta membuang sampah pada tempatnya.

Diskominfo/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Pergerakan Tanah di Nyalindung,H.Iyos : 4 Sampai 5 Ha Telah Diberi Lampu Hijau Tinggal PKS Dan PTPN VIII

Red

SUKABUMI MATANUSA -

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri sambangi Kantor PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII di Jalan Sindangsirna, Gegerkalong, Kota Bandung, Selasa (25/5/2021). Hal itu untuk berkoordinasi sekaligus konsultasi terkait tindaklanjut perjanjian kerjasama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama PTPN VIII. Terutama mengenai lahan relokasi korban bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung.

H.Iyos mengatakan, kebutuhan lahan relokasi seluas 4-5 hektare telah diberi lampu hijau oleh PTPN VIII. Bahkan perusahaan plat merah tersebut, akan mengecek secara langsung lokasi yang rencana dijadikan tempat relokasi.

Baca Juga : Akibat Dampak Pandemi H.Marwan Jalankan.

"Rabu dari PTPN VIII akan ada cek ulang, pengukuran, membuat berita acara terkait penggunaan lahan milik mereka," ujarnya.


Apalagi, relokasi bagi korban bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung sangat mendesak. Sehingga memerlukan pergerakan yang sangat cepat.

"Kita ingin segera membuat PKS (Perjanjian Kerjasama), khususnya mengenai penggunaan lahan PTPN VIII untuk relokasi korban bencana pergerakan tanah. Sebab ini yang paling mendesak," ucapnya.

Selain itu, H. Iyos pun membahas berbagai rencana pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Apalagi, terdapat beberapa rencana pembangunan yang akan menggunakan lahan milik PTPN VIII.


"Kita akan membuat beberapa ruas jalan yang melintasi lahan milik PTPN VIII. Seperti Palabuhanratu-Cisolok, Pamuruyan- Kebonrandu, dan Kadudampit-Sukalarang. Sehingga memerlukan MoU (nota kesepahaman) antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan PTPN VIII," ungkapnya.

Pembanguan ruas jalan tersebut, sangat diperlukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk pengembangan wilayah, termasuk agrowisata, pertanian, dan perkebunan.

"Selain pengembangan wilayah di Kabupaten Sukabumi, untuk mengurai kemacetan juga," pungkasnya.

Diskominfosan/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Kamis, 06 Mei 2021

Akibat Hujan disertai Angin,Pohon Duku Roboh Timpa Rumah Warga Di Cipanggulaan

Reporter : Joemarli/Red

SUKABUMI MATANUSA -

Hujan yang mengguyur wilayah cicurug parungkuda sukabumi disertai angin kencang sore tadi mengakibatkan tumbangnya pohon duku yang menimpa rumah warga.

Tatang salah Salah satu warga Kampung Cipanggulaan Rt 001/001 Desa Pondokaso Landeuh,Kecamatan Parungkuda,Sukabumi,ketika hujan disertai angin pohon duku menimpa rumahnya  akibatnya atap rumah miliknya hancur,Kamis (6/5/21). 

Melihat kejadian tersebut Dengan sigap ,Iman Sudirman (Ketua Rw) bersama ketua KNPI Kec Parungkuda Pajar Pandang langsung menuju lokasi rumah tatang untuk membantunya.

Ketua KNPI Pajar menuturkan,bahwa benar sore tadi hujan disertai angin kencang melanda Kp Cipanggulaan,tak pelak mengakibatkan tumbangnya pohon duku yang menimpa rumah warga.

Lanjutnya Tim Tagana beserta warga juga Relawan gabungan dan KNPI langsung membantu merapihkan dahan atas pohon yang menimpa rumah tatang.

"alhamdulilah pohon yang tumbang tersebut pada pukul 16,15 Wib dan tidak mengakibatkan adanya korban jiwa" pungkas Pajar menuturkan informasi dari Ketua RW Iman.

Selanjutnya pihak masyarakat beserta tim Tagana akan melaporkan kondisi musibah tersebut kepada pihak perangkat dan pemerintahan Desa Pondoklaso Landeuh.

Red 

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Minggu, 02 Mei 2021

Target Di Ikuti 200 Orang ,INTI PMI Dan PDDI Bantu Penderita Thalassemia

SUKABUMI KOTA MATANUSA -

Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bekerja sama  dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi dan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) melaksanakan kegiatan donor darah dan pemberian santunan bagi penderita thalassemia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 2 Mei 2021, bertempat di Sekretariat INTI Kota Sukabumi.Hadir pada kesempatan tersebut Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi,  Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ketua INTI Kota Sukabumi, serta Ketua PDDI.

Baca Juga : Isi Ramadhan 1442 H,Pemuda Katar dan Remaja Puri Iska Residence.

Wali Kota Sukabumi dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada INTI Kota Sukabumi yang telah menggelar kegiatan ini, terlebih donor darah kali ini juga untuk memenuhi kebutuhan darah bagi para penderita thalassemia. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadi pendonor darah karena memberikan manfaat baik bagi pendonor maupun orang yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua Inti Kota Sukabumi, Hendi Effendi, menyampaikan apresiasinya kepada para peserta yang telah mendonorkan darah pada kegiatan ini. Adapun Wakil Ketua INTI Kota Sukabumi, Gunawan SH, mengatakan bahwa kegiatan donor darah kali ini, ditargetkan diikuti oleh 200 orang. Pada kegiatan ini diberikan pula santunan kepada 10 orang anak yang menderita thalassemia. 

Diskominfo/Red

 Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Advertorial

Advertorial