LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat "Hari Demam Berdarah Dengue ASEAN " 15 JUNI 2021. Ketua Umum DPP LCT-I DADANG KARTAWIJAYA - Ketua DPD LCT-I Jabar D.SOERYADARMA,Sm
Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Juni 2021

Hadiri Groundbreaking,DPRD Kab.Sukabumi Dukung Penuh Pembangunan KEK Cikidang

Ketua DPRD Kab.Sukabumi Yudha Sukmagara.

Red

SUKABUMI MATANUSA -

Proyek pusat pengembangan tekhnologi dan industri 4.0 di wilayah Kecamatan Cikidang,didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi.dalam hal ini orang no 1 di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sukabumi, Yudha Sukmagara dengan tegasnya mengatakan bahwa Bukit Algoritma adalah proyek yang sangat bagus untuk peningkatan kemajuan di daerah Sukabumi,sudah barang tentu kami mendukung penuh,ucap Yudha ,saat mengahadiri Groundbreaking Cikidang,Rabu 9 juni 2021.

Acara tersebut  merupakan simbol dari  dimulainya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Cikidang yang digadang gadang akan menjadi silicon valley Indonesia.
Lanjut Yudha,Pembangunan Bukit Algoritma merupakan proyek yang sangat luar biasa besarnya.untuk itu dirinya berjanji ,akan membantu kepada pengembang untuk merealisasikan Bukit Algoritma tersebut,Ucap Ketua DPRD Sukabumi Yudha Sukmagara.

Lebih jauh Yudha, selain untuk peningkatan kemajuan Sukabumi,hal utama adalah membantu menyelesaikan regulasi-regulasi yang bisa mendorong percepatan Status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bagi Bukit Algoritma Cikidang,Kata Yudha kepada awak media.


Masih Di lokasi groundbreaking, Yudha juga sempat berkomunikasi dengan Staf Khusus Bupati Sukabumi Bidang Sumber Daya Manusia, Danan Budiman, bahwa sejauh ini proses perjalanan KEK atau Kawasan Ekonomi Khusus Sukabumi, tinggal menunggu persetujuan dari Dewan KEK Nasional yang mengharuskan Sukabumi banyak masuk investor. 
"Saya berharap pembangunan ini dapat terlaksana dan terealisasi," jelas Yudha.

Untuk diketahui,Kegiatan acara Groundbreaking Bukit Algoritma Cikidang,dengan melakansakan standar kesehatan atau Prokes,dan bekerjasama dengan pigak Satgas Covid-19.adapun acara dilaksanakan di Gedung Pelupus Jl.Utama Cikidang,Desa Tamansari,Kecamatan Cikidang Sukabumi,Jawa Barat.

Setwan/d2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Jumat, 04 Juni 2021

Melalui Perjanjian Induk BOT,Pasar Pelita Masuk Teguran Tertulis Pertama

Tampak kondisi Pasar pelita Kota Sukabumi
(Foto : Istimewa)

Red

SUKABUMI KOTA MATANUSA -

Komitmen dalam mengawal dalam penyelesaian Pembangunan Pasar Pelita ,terus dilakukam oleh Pemerintah Kota Sukabumi. 

Saat ini ,pembangunan pasar pelita masuk pada tahapan pemberian teguran dengan perusahaan yang melakukan pembangunan PT Fortunindo Artha Perkasa (FAP) dan akan ditempuh melalui tiga surat teguran tertulis atau peringatan.

Hal ini dikarenakan tahapan akhir pembangunan fisik pasar tidak dapat diselesaikan sesuai yang dijadwalkan dalam perjanjian kerjasama. 

Baca Juga : Berbarengan Penyerahan Roadmap SPBE Diskominfosan.

Lebih jauh,Pembangunan dan pengelolaan pasar tersebut ditempuh melalui Perjanjian Induk Built Operate Transfer (BOT) atau Bangun Guna Serah (BGS) yang dilaksanakan dengan PT FAP. 

Seperti diketahui pembangunan Pasar Pelita ini masuk dalam tahap Addendum ke-4 ditargetkan selesai pada 31 Mei 2021.'' Tahapannya saat ini adalah pemberian teguran tertulis pertama dikarenakan tahapan akhir pembangunan pasar belum diselesaikan oleh PT FAP sesuai addendum ke 4 perjanjian kerjasama,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Kamis (3/6).

Pemberian teguran tertulis ini maksimal diberikan tiga kali dalam jangka waktu 60 hari. Hal ini sebagaimana di atur dalam perjanjian kerjasama yang disepakati dengan PT FAP dan sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Dari jadwal yang ditetapkan waktu surat teguran untuk tahapan keseluruhan yakni surat teguran ke 1 (1-20 Juni) surat teguran ke 2 (21 Juni-10 Juli) dan surat teguran ke 3 (11-30 Juli).

Proses pemberian teguran tertulis tersebut terang Fahmi, diawali dengan pemberian surat teguran pertama dan diberikan waktu selama 20 (dua puluh) hari kalender untuk menyelesaikan pembangunan, yang akan dilanjutkan dengan surat teguran kedua dan ketiga masing-masing selama 20 (dua puluh) hari.

Apabila sampai 30 Juli 2021 pembangunan fisik belum selesai, maka pemkot dapat memutuskan perjanjian secara sepihak. Intinya setelah 31 Mei 2021 yang sedang dilakukan tahapan pemberian teguran tertulis pertama hingga ketiga. Selain diterbitkan surat teguran ke-1, diterapkan denda per mil per hari (dari nilai sisa pekerjaan).

Fahmi mengungkapkan, dalam laporan yang diterima progres pembangunan pasar sedang diverifikasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan sementara diperkirakan mencapai sekitar 94,517 persen. Pasca 31 Mei 2021, jadwal pembangunan fisik yang diserahkan Fortunindo dan kepada Dinas PUPR menyebutkan fisik bangunan dan fasilitas pendukungnya ditargetkan selesai secara keseluruhan pada 25 Juni 2021.

Sehingga dalam masa teguran pertama hingga ke tiga ini Fortunindo diharapkan bisa segera menyelesaikan tahapan pembangunan fisik Pasar Pelita. Di mana ditargetkan pada 25 Juni 2021 Fortunindo menyanggupi untuk merampungkan pembangunan fisik pasar.

Baca Juga : Wali Kota Sukabumi Sambut Berbagai.

Saat ini pun ungkap Fahmi, upaya sosialisasi kepada pedagang terus dilakukan sehingga para pedagang segera mempersiapkan diri masuk ke dalam Pasar Pelita sebagaimana komitmen para pedagang ketika awal pembangunan dilakukan bahwa mereka akan masuk setelah pasar terbangun dengan layak.

Dalam Addendum ke-4 menentukan tahapan pekerjaan pertama basement dan ground floor beserta utilitas pendukung ditargetkan akhir Januari 2021 dan sudah tercapai. Selanjutnya Lantai 1 beserta utilitas pendukung dan fasilitas pendukung selesai akhir Maret 2021 dan dilaporkan sudah selesai.

Terakhir Lantai 2 beserta utilitas pendukung saat ini sedang dalam tahap akhir penyelesaian. '' Pemkot akan terus mengawal jalannya pembangunan Pasar Pelita hingga rampung,'' ungkap Fahmi. Sehingga keberadaan pasar bisa segera dinikmati keberadaannya dan menggerakan ekonomi daerah.

Infokom/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Selasa, 18 Mei 2021

Cek KCJB,Jokowi Inginkan Agar Terintegrasi Dengan Moda Transportasi Lain

Red

JAKARTA MATANUSA -

Proyek pembangunan terowongan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di Halim Jakarta selasa siang tadi di cek langsung oleh 

Presiden Joko Widodo (Jokowi),(18/5/21).

Presiden Jokowi dalam hal ini menginginkan agar proyek kereta cepat Jakarta - Bandung dapat terintegrasi dengan sejumlah moda transportasi yang ada di Ibu Kota.

Terowongan kereta cepat di belakang saya ini (Presiden Jokowi) melintas di bawah tol Jakarta-Cikampek. Panjangnya kurang lebih 1.885 meter,dan inilah terowongan yang akan dilalui kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang sedang dibangun.

Lebih jauh Jokowi mengatakan,pada hari ini, saat saya datang meninjau, pembangunan konstruksi kereta cepat ini ternyata telah mencapai kisaran 73 persen. Jika tak ada aral melintang, pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022 dan bisa diujicobakan.

Selain itu,rangkaian KCJB akan bermula dari Stasiun Halim, Jakarta, sebagai stasiun keberangkatan sekaligus kedatangan, dan berakhir di Stasiun Tegalluar, Bandung. Panjang rute keseluruhannya 142,3 kilometer yang dapat ditempuh hanya dalam waktu 46 menit.

Saya berharap, nantinya kereta cepat ini dapat terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti LRT dan MRT di Jakarta. Akhirnya, saya berharap dari pembangunan kereta cepat ini ada transfer teknologi di mana SDM kita mampu menangkap dan mengambil ilmu dari pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung,jelasnya.

Untuk diketahui,dalam kunjungan kali ini, Presiden Joko Widodo meninjau lokasi Tunnel #1 kereta cepat Jakarta-Bandung yang berlokasi di Km 5+500 Tol Jakarta-Cikampek, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi.

Pada kesempatan kegiatan Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Marves Luhut Pandjaitan, Menkeu Sri Mulyani dan Dubes China untuk Indonesia.

Baca Juga : Pemdes,Pagana Dan Warga Masyarakat.

Terpisah Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Cahaya Timur Indonesia Dadang Kartawijaya menuturkan,dirinya selaku pengawal kebijakan pembangunan Presiden berpesan kepada seluruh rakyat indonesia agar selalu optimisme indonesia maju,

"Kita yakini bahwa negara Indonesia adalah negara yang kuat dan maju ,untuk itu mari kita kawal kebijakan pembangunan",Tegasnya.

Red/cnbc

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Senin, 17 Mei 2021

Dampak Korban Bencana Banjir di NTT,HUNTAP 1.000 Unit Ditargetkan Selesai Akhir September

Pembangunan rumah dengan tekhnologi RISHA
 (Sumber : Humas Kementrian PUPR)

NASIONAL MATANUSA -

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai membangun hunian tetap (huntap) untuk merelokasi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sesuai dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), bantuan rumah tahan gempa dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dengan tipe 36 Tunggal, akan disalurkan di dua wilayah yakni Kabupaten Lembata sebanyak 700 unit dan 300 unit di Kabupaten Flores Timur. Pembangunan ini ditargetkan selesai akhir September 2021.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, rehabilitasi dan rekonstruksi pada wilayah terdampak bencana di NTT tidak hanya membangun kembali rumah yang rusak tetapi sebagai upaya untuk membangun kembali permukiman baru yang tangguh terhadap bencana.

Wali Kota Pimpin Rapat Pertama Evaluasi.

“Pendekatannya adalah build back better, tidak sekadar membangun dengan kerentanan yang sama terhadap bencana, tetapi membangun lebih baik dan lebih aman dari sebelumnya,” ujarnya, dikutip dari laman Kementerian PUPR, Senin (17/05/2021).

Pembangunan inovasi RISHA didasari oleh kebutuhan akan percepatan penyediaan perumahan yang layak huni bagi masyarakat terdampak bencana dengan mengedepankan  kualitas bangunan sesuai dengan standar (SNI). RISHA adalah teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat dengan menggunakan tiga jenis modul beton bertulang pada struktur utamanya.

Bantuan rumah RISHA di Kabupaten Lembata disalurkan di Desa Waisesa I dan Desa Getto dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp85,5 miliar. Saat ini tengah dilakukan pematokan lahan, land clearing, dan pematangan lahan seluas 7,9 hektare untuk Waisesa I dan 6,04 hektare di Getto. Selagi menunggu material panel RISHA pada minggu ke-3 bulan Mei tiba dari Makassar, Kementerian PUPR membangun empat unit mock up RISHA dengan progres pada pekerjaan struktur atap.

Advertorial.

Selanjutnya bantuan rumah RISHA di Flores Timur disalurkan di 3 titik Kecamatan Adonara yakni di Desa Oyangbarang dengan luas lahan 1,2 hektare,  Saosina 4,5 hektare, dan Nelelamadike 1,4 hektare. Kebutuhan anggaran di 3 lokasi tersebut sebesar Rp 37,8 miliar. Saat ini sudah dilakukan pengiriman mock up 2 unit ke lokasi dan pembuatan fondasi.

Langkah selanjutnya setelah pembangunan fisik huntap rampung adalah dimulainya proses penghunian yang akan diatur oleh masing-masing pemerintah daerah.

Selain di Lembata dan Flores Timur, beberapa kabupaten terdampak bencana lainnya, sesuai dengan persetujuan Menteri PUPR juga akan segera dibangun huntap RISHA.

Seskab/Red 

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Selasa, 27 April 2021

Terkait Rencana Pembangunan Destinasi Wisata Cisolok,Pj Sekda Safari Monitoring Wisata

SUKABUMI MATANUSA -

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi (Pj Sekda) Drs. H. Barnas Adjidin, M.M.,M.M.Pd melaksanakan Monitoring Rencana Pembangunan Destinasi Wisata di Wilayah Cisolok (Karanghawu, Geyser Cisolok, Puncak Habibi). Selasa (27/4).

Kegiatan monitoring diawali ke Geopark Information Center (GIC) Citepus Palabuhanratu, selanjutnya meninjau lokasi wisata pantai Karang Hawu dan terakhir meninjau lokasi wisata Puncak Habibie.

Baca Juga : DPR RI Naikkan Bendera Setengah Tiang.

Pj Sekda mendukung perencanaan pembangunan kawasan destinasi wisata yang berada diwilayah cisolok.

” Sukabumi sangat luar Biasa daya tarik wisatanya maka dari itu memerlukan konsep yang matang dalam pembangunannya agar pariwisata di selatan ini bisa menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun internasional” Ungkapnya.

Sekda Berharap setelah ada penataan semua sektor baik pemerintah,stakholder maupun masyarakat bersama-sama untuk menjaga dan merawatnya.

” Setelah adanya penataan kawasan ini, saya yakin nanti tidak hanya alamnya terjaga tapi juga masyarakatnya bisa terdampak ekonomi yang lebih baik lagi”, pungkasnya.

Sumber: Diskominfosan Kabsi/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT


Share:

Senin, 26 April 2021

Kunjungi Rumah Tahan Gempa,Wali Kota : Diharapkan Jadi Percontohan Rumah Sederhana

Wali Kota Sukabumi.Achmad Fahmi Bersama WakilWali Kota Dan Sekertaris Daerah.

SUKABUMI KOTA MATANUSA -

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, bersama Wakil Wali Kota, Andri S Hamami, dan Sekretaris Daerah, seusai peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana pada hari Senin, 26 April 2021, mengunjungi rumah tahan gempa di Kelurahan Baros. Rumah tahan gempa tersebut merupakan bagian dari program kesiapsiagaan bencana yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi bersama Palang Merah Amerika Serikat.

Baca Juga : Doakan Putra Terbaik Bangsa Atas.

Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto Sumowiryo, mengatakan bahwa rumah tahan gempa tersebut menggunakan teknik retrofitting yaitu metode atau teknik untuk melengkapi bangunan dengan memodifikasi atau menambah bagian struktur sehingga lebih kuat menanggung beban gempa.

Baca Juga : Launching UPZ Kejaksaan Negeri.

Sedangkan Wali Kota  dalam keterangan persnya, mengharapkan rumah tahan gempa ini bisa menjadi percontohan rumah sederhana dengan harga yang terjangkau namun memiliki ketahanan terhadap gempa. 

Sumber: Infokom/Diskominfo/Red
Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT


Share:

Akibat Tertimpa Pohon,Petugas PJU Gerak Cepat Perbaiki Lampu Padam Di Cicurug

Kabel lampu PJU yang tertimpa Dahan pohon,akibatkan padamnya lampu.kondisi depan arus jalan alternatif tenjoayu.
(Foto : D2)

Reporter : Yahya/Andi.(Red)

SUKABUMI MATANUSA -

Petugas Tim tekhnis Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi,dipimpin oleh pengawas lapangan PJU Ahmad Sudjana lakukan perbaikan Lampu di Desa Tenjoayu dan Desa Purwasari Kecamatan Cicurug Sukabumi.

Baca Juga : Penyematan Pin Kepada ketua GOW,H.Marwan.

Berdasarkan Informasi yang di himpun matanusa.net,Sekertaris Desa Purwasari H.Agus menginformasikan bahwa,di wilayah Desa Purwasari ada sekitar 8 Titik lampu PJU yang padam.kerusakan lampu tersebut sudah hampir 1 bulanan,tak pelak dirinya mengajukan surat informasi kepada Dinas Perhubungan melalui Kepala Bidang teknis sarana prasarana,agar lampu yang rusak atau padam bisa diperbaiki.

Petugas pju sedang melakukam perbaikan lampu PJU depan SMA 1 cicurug.

Selain itu,bilamana kondisi lampu PJU padam,posisi jalan saat malam dikhawatirkan rawan bagi pengguna jalan ,apalagi jalur jalan tersebut adalah jalur alternatif menuju parungkuda,ungkap Agus diruang kerjanya,Senin (26/4/21).

Terpisah ditempat perbaikan, Pengawas lapangan PJU wilayah Dapil II Ahmad Sudjana didampingi 4 Team Teknis mengungkapkan, untuk mengatasi hal tersebut, Plt kasei PJU. Dadang sutiawan.SE.mengintruksikan kepada dirinya selaku pengawas dan tim teknis ,untuk segera melakukan perbaikan lampu PJU.

Meski demikian, perbaikan diutamakan untuk lampu yang rusak atau padam sesuai laporan dari Desa Purwasari dan Desa Tenjoayu.apalagi di titik jalan tersebut merupakan jalur alternativ dipastikan bakal menjadi jalur arus padat jelang Idulfitri 2021 ini,tutur Ahmad menirukan intruksi Kasi PjU.


"Petugas di lapangan dibawah ketua Tim R.Fungky dan Riswan dalam melakukan perbaikan berbekal komponen lampu dan kendaraan skylift untuk  perbaikan PJU ,” ungkapnya, Rabu (26/4/2021).

Lanjut ahmad,Dilokasi wilayah Desa Tenjoayu keadaan lampu PJU yang dilaporkan untuk diperbaiki, ternyata kerusakan hanya pada kabel saja.kabel Lampu PJU putus akibat tertimpa dahan ranting pohon besar dekat jalan terjal alternatif,pungkasnya.

Terakhir,Ahmad berharap setelah perbaikan dilakukan,tingkat keamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat terjaga.

"Dishub akan mengupayakan semua PJU yang mati bisa diperbaiki, sehingga untuk penerangan jalan bisa hidup pada malam hari. Jika tidak bisa diatasi berusaha bisa disiasati secara konvensional,"tutupnya.


Editor : D2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share: