LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat " Hari Dharma Wanita Nasional" (5 Agustus 2021) Ketua Umum LCT-Indonesia DADANG KARTAWIJAYA ,Ketua DPD JABAR D.Soeryadarma,SM
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Juli 2021

Semarakkan HUT RI Ke 76, Pendaftaran Upacara Virtual Resmi Diluncurkan

Redaksi

NASIONAL MATANUSA-

Dalam rangka ikut berpartisipasi memeriahkan pesta akbar kemerdekaan Republik Indonesia,Pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat agar dapat dan dengan turut serta mengikuti upacara secara virtual Peringatan Detik-detik Proklamasi ke-76 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021 mendatang secara Virtual.

“Kali ini kami juga kembali memberikan kesempatan, mengajak, menggugah untuk bersama-sama kita hadir di acara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Kepala Biro Protokol, Sekretariat Presiden, Yusuf Permana dalam peluncuran pendaftaran upacara virtual HUT ke-76 RI, yang digelar di halaman Istana Negara Jakarta, Jumat (30/07/2021).

Baca Juga : Paripurna DPRD Pengambilan Keputusan Raperda RPJMD 2021-2026

Yusuf menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam upacara virtual tersebut dapat mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui laman Pandang Istana yang beralamat di pandang.istanapresiden.go.id.

Sekretariat Presiden pun telah mengalokasikan sebanyak 40 ribu undangan upacara virtual pada 17 Agustus 2021 mendatang. Pemohon yang mengajukan kuota undangan tersebut akan terlebih dahulu dilakukan verifikasi data untuk kemudian memperoleh pesan melalui WhatsApp dan surel yang berisi ketentuan untuk mengikuti jalannya upacara secara langsung melalui konferensi video.

“Kali ini kita melakukan pendaftaran jauh lebih besar lagi yang ini hampir mencapai 40 ribu peserta yang hadir secara virtual, baik masyarakat Indonesia di dalam negeri maupun masyarakat Indonesia yang di luar negeri, termasuk juga para diaspora tentu saja,” imbuhnya.

Baca Juga : Anwar Sadad, Giat Food Bank Hari Ini.

Untuk diketahui, upacara HUT RI secara virtual ini merupakan yang kedua kali digelar di masa pandemi COVID-19. Sebelumnya, Sekretariat Presiden juga menggelar upacara kemerdekaan secara daring pada HUT ke-75 RI dan menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas rekor peserta terbanyak.

Antusiasme masyarakat untuk mengikuti upacara HUT ke-76 RI ini cukup tinggi. Hingga pukul 16.30 WIB, telah tercatat 2.110 pendaftar dari dalam negeri dan 14 pendaftar dari luar negeri.

Setkab/D2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Jumat, 23 Juli 2021

Cek Ketersediaan Obat Dan Suplemen,Presiden Blusukan Ke Apotik Kota Bogor

Presiden Jokowi mengunjungi salah satu apotek di Kota Bogor, Jabar, Jumat (23/07/2021). 

Red

NASIONAL MATANUSA -

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi salah satu apotek di Kota Bogor, Jawa Barat, adapun kunjungan  Presiden tersebut,hendak mengecek ketersediaan beberapa jenis obat dan suplemen yang dibutuhkan masyarakat untuk penanganan COVID-19,Jumat (23/07/2021).

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden menjumpai beberapa jenis obat dan vitamin mengalami kekurangan stok. Presiden pun menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memastikan ketersediaan obat-obatan tertentu.

Baca Juga : Ucapkan Terima Kasih Kepada Polres.

“Pak, ini saya cek ke apotek di Bogor. Saya cari obat antivirus Oseltamivir, enggak ada. Cari lagi, obat antivirus yang Favipiravir juga enggak ada, kosong. Saya cari yang antibiotik, Azithromycin, juga enggak ada,” ujar Presiden kepada Menkes.

Setelah melakukan pengecekan, Menkes pun memberikan data terkait stok obat-obatan yang dicari Presiden tersebut di sejumlah apotek lain di Kota Bogor.

Baca Juga : Percepat Vaksinasi Bagi Warga Dengan Jemput Bola.

“Itu ada data online yang ada di rumah sakit, nah itu bisa dilihat by kota segala macam, berikut apoteknya, Kimia Farma, Century, Guardian, K24,” jelas Menkes di ujung telepon.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah meluncurkan situs https://farmaplus.kemkes.go.id/ untuk memudahkan masyarakat mengecek ketersediaan obat dan vitamin, terutama bagi pasien COVID-19. Situs tersebut mencakup lebih dari 2.100 apotek di seluruh provinsi di Indonesia.

Oleh karena itu, Presiden menyarankan kepada masyarakat yang membutuhkan obat dan vitamin tersebut untuk mengecek terlebih dahulu di https://farmaplus.kemkes.go.id/

“Anda bisa mengecek ketersediaan obat dan vitamin itu melalui situs https://farmaplus.kemkes.go.id/ yang sekarang mencakup lebih dari 2.100 apotek di seluruh provinsi di Indonesia,” ucap Presiden Jokowi dalam akun Instagram @jokowi. 

Setkab/BPMI/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Jumat, 16 Juli 2021

Hingga Juli ,Mendes PDTT: Dana Desa Telah Dicairkan untuk 69.661 Desa

Redaksi

NASIONAL MATANUSA-

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memaparkan, hingga 11 Juli 2021, pencairan Dana Desa telah mencapai Rp28,82 triliun atau sebesar 40,02 persen dari total Dana Desa yang berjumlah Rp72 triliun.

“Dana Desa ini telah dicairkan ke 69.661 desa atau sebesar 92,93 persen dari 75.961 desa di Indonesia,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Kemendes PDTT, Jumat (16/7/2021).

Dari total dana yang telah disalurkan tersebut, ujar Mendes PDTT, untuk Dana Desa untuk Desa Aman COVID-19 dialokasikan sebesar Rp4 triliun atau setara 13,88 persen dari pencairan Dana Desa. Dana ini di antaranya dipergunakan untuk membangun Pos Relawan Desa Lawan COVID-19 di 30.420 desa,  pembangunan Pos Gerbang Desa di 24.283 desa, dan pembangunan Pos Isolasi di 20.058 desa.

Baca Juga : Percepat Vaksinasi Kodim 0607 Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal.

“Dan kegiatan lain seperti sosialisasi, penyediaan masker dan tempat cuci tangan dan pendataan masyarakat yang rentan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT Dana Desa) dialokasikan Rp5,67 triliun atau sebesar 19,53 persen dari pencairan Dana Desa.

“Sedangkan untuk Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dialokasikan Rp2,22 triliun yang setara 7,69 persen dari pencairan Dana Desa dan untuk kegiatan pembangunan desa di luar skema PKTD sebesar Rp16,97 triliun yang setara 58,90 persen dari pencairan Dana Desa,” kata Halim Iskandar.

Advertorial.

Adapun jumlah pekerja yang diserap dalam program PKTD adalah sebanyak 852.753 orang, dengan jumlah terbesar pekerja yang berasal dari keluarga miskin sebesar 372.046 jiwa.

“Dari total pekerja itu, ada sebanyak 66.866 jiwa pekerja perempuan dengan Jumlah Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) sebanyak 28.209 jiwa,” ujar Mendes PDTT.

Lebih lanjut Halim Iskandar mengatakan, saat ini Relawan Desa Lawan COVID-19 telah terbentuk di 35.563 desa dengan jumlah total sebanyak 1.084.519 orang relawan.

Hingga 11 Juli, jumlah warga desa yang terpapar pandemi sebanyak 342.688 orang dan jumlah yang sembuh sebanyak 278.232 orang. “Jumlah yang dirawat sebanyak 54.755 orang dan yang meninggal sebanyak 3.831 orang,” imbuh Mendes PDTT.

Menutup pernyataannya, Halim Iskandar kembali mengajak seluruh masyarakat desa untuk disiplin dalam penerapan protokol kesehatan dan mematuhi aturan dari pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini.

“Ingat selalu gunakan masker, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer, jaga jarak dan hindari berkerumun, serta jika perlu hindari dulu makan bersama,” pungkasnya. 

Seskab/PDTT/D2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Selasa, 13 Juli 2021

Hari Ini Presiden Jokowi Lantik 700 Perwira TNI Dan Polri Tahun 2021

Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2021, Selasa (13/07/2021) pagi, di Halaman Istana Merdeka, Jakarta. (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden).

Red

NASIONAL MATANUSA-

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik dan mengambil sumpah 700 orang calon perwira remaja (capaja) Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pelantikan dilakukan pada upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2021, Selasa (13/07/2021), di Halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Pelantikan para perwira dari Akademi TNI itu didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 65/TNI Tahun 2021. Sementara itu, para perwira yang berasal dari Akademi Kepolisian dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 66/Polri Tahun 2021. Para perwira yang dilantik terdiri atas 227 perwira dari Akademi Militer (Akmil), 101 perwira dari Akademi Angkatan Laut (AAL), 91 perwira dari Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 281 perwira dari Akademi Kepolisian (Akpol). Sebagian besar dari para perwira tersebut mengikuti jalannya prosesi acara melalui konferensi video di masing-masing akademi angkatan dan kepolisian.

Baca Juga : Gelar Vaksinasi Covid-19 dan Donor.

Pada pelantikan tersebut para capaja mengucapkan sumpah perwira. “Bahwa saya akan memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945,” ujar Presiden mendiktekan sumpah perwira TNI dan Polri.

Dalam acara tersebut, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono turut membacakan peraih Adhi Makayasa (lulusan terbaik) dari masing-masing akademi, yakni Sermatutar Septian Haryono Pasaribu (Akmil), Sermatutar Always Giving Hamonangan Tiris (AAL), Sermatutar Laode Abdul Muis (AAU), dan Brigtar Hary Indradjati (Akpol) yang keempatnya juga hadir secara langsung di Halaman Istana Merdeka.

Baca Juga : Turunkan Mobilitas Selama PPKM Darurat.

Hadir mendampingi Presiden Jokowi di Halaman Istana Merdeka, antara lain Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain itu, hadir pula Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono, serta Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo. 

Setkab/Red(FID/UN).

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Sabtu, 10 Juli 2021

Berdasarkan Perpres Nomor 63 Tahun 2020,Mendes PDTT Proyeksikan Daerah Tertinggal yang Terentaskan Lebihi Target RPJMN

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar
 (Foto: Dokumentasi Humas Setkab).

Red

NASIONAL MATANUSA -

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memproyeksikan jumlah daerah tertinggal yang terentaskan pada tahun 2024 sebanyak 32 kabupaten tertinggal atau melebihi target dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 yakni sebanyak 25 kabupaten tertinggal.

“Target pengentasan daerah tertinggal dalam RPJMN 2020-2024 sebanyak 25 daerah tertinggal dari 62 daerah tertinggal, sehingga pada akhir 2024 kabupaten yang masih masuk daerah tertinggal sebanyak 37 kabupaten. Namun, berdasarkan data indeks ketertinggalannya diproyeksikan yang dapat dientaskan sebanyak 32 kabupaten dari 62 kabupaten, sehingga yang tersisa hanya 30 kabupaten di tahun 2024,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Kemendes PDTT, Sabtu (10/07/2021).

Adapun angka proyeksi kabupaten tertinggal yang terentaskan setiap tahunnya adalah sebanyak 5 kabupaten di tahun 2020, 6 kabupaten (2021), 7 kabupaten (2022), 6 kabupaten (2023), serta 8 kabupaten di tahun 2024. “Mudah-mudahan kita bisa wujudkan semua,” imbuh Mendes PDTT.

Baca Juga : Dapatkan Suara Bulat Dari 6 Desa.

Lebih lanjut Abdul Halim menyampaikan, terkait arah kebijakan percepatan pembangunan daerah tertinggal dengan melakukan pengembangan perekonomian masyarakat, peningkatan sumber daya manusia, percepatan pembangunan sarana prasarana, pemanfaatan teknologi dan informasi, peningkatan ketangguhan dan kemandirian daerah, dan pembinaan terhadap daerah tertinggal entas tahun 2019 serta penanganan dan pemulihan ekonomi daerah pascapandemi COVID-19.

Untuk sasaran percepatan pembangunan daerah tertinggal 2020-2024, lanjut Mendes PDTT, yakni persentase penduduk miskin di daerah tertinggal dari 26,12 persen pada tahun 2018 menjadi 23,5-24 persen pada tahun 2024, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 58 persen pada 2018 menjadi 62,2-62,7 pada 2024, jumlah daerah tertinggal dari 62 kabupaten menjadi 37 kabupaten dan terlaksananya pembinaan pada 62 daerah tertinggal yang terentas di tahun 2019.

“Ini bukan pekerjaan mudah tapi kita harus lakukan untuk dapat mencapai sasaran itu. Kita harus tekan ini dan kita harus genjot ini semua,” ujarnya.

Baca Juga : Nantikan Air Bersih,Warga Desa Mekarjaya.

Abdul Halim menyampaikan, pembinaan daerah tertinggal yang terentaskan di tahun 2019 yakni sebanyak 62 kabupaten masih akan terus dilakukan pembinaan oleh kementerian/lembaga dan pemerintah provinsi selama tiga tahun sejak ditetapkannya sebagai daerah yang sudah terentaskan.

Dalam pembinaannya tersebut, imbuh Mendes PDTT, pihaknya telah menetapkan Peraturan Mendes PDTT Nomor 5 Tahun 2020 tentang Pembinaan Daerah Tertinggal Terentaskan sebagai acuan terkait dalam penyelenggaraan pembinaan daerah tertinggal terentaskan. Regulasi ini bertujuan untuk memberikan arahan dalam penyelenggaraan pembinaan daerah tertinggal terentaskan, guna mewujudkan konsep pembinaan dalam kerangka pembangunan yang berkelanjutan, kemandirian, dan peningkatan produktivitas daerah sehingga mendukung tercapainya tujuan pembangunan nasional.

“Berarti pada 2022 baru kita akan lepas sama sekali daerah tertinggal yang terentaskan di tahun 2019. Tidak ada pembinaan sama sekali,” tandasnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024 terdapat 62 kabupaten tertinggal yang tersebar di sejumlah provinsi.

Baca Juga : Pantau Pasien Isoman,Kemenkes Lakukan Kerjasama Dalam Layanan Telemedicine

Ke-62 kabupaten tersebut adalah Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat (Sumatra Utara); Kepulauan Mentawai (Sumatra Barat);  Musi Rawas Utara (Sumatra Selatan); Pesisir Barat (Lampung); Lombok Utara, Sumba Barat, Sumba Timur, Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, Alor, Lembata, Rote Ndao, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Manggarai Timur, Sabu Raijua, dan Malaka (Nusa Tenggara Timur); Donggala, Tojo Una-Una, dan Sigi (Sulawesi Tengah); serta Maluku Tenggara Barat, Kepulauan Aru, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya, dan Buru Selatan (Maluku).

Kemudian Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu (Maluku Utara); Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Sorong Selatan, Sorong, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, dan Pegunungan Arfak (Papua Barat); serta Jayawijaya, Nabire, Paniai, Puncak Jaya, Boven Digoel, Mappi, Asmat, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, Keerom, Waropen, Supiori, Mamberamo Raya, Nduga, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya, dan Deiyai (Papua).

Setkab/Kemendes/D2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Jumat, 09 Juli 2021

Pantau Pasien Isoman,Kemenkes Lakukan Kerjasama Dalam Layanan Telemedicine

Sumber: Humas Kemenkes
Red

NASIONAL MATANUSA -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan 11 platform layanan telemedisin atau telemedicine untuk memantau para pasien yang isolasi mandiri (isoman). Hal ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pasien terhadap konsultasi dan pemantauan oleh tenaga kesehatan serta mendapatkan pengobatan yang benar sesuai gejala yang diderita secara gratis. Sebagai permulaan, layanan telemedisin gratis ini berlaku di DKI Jakarta.

“Kita melakukan pelayanan telemedisin karena kalau sekarang harus datang ke rumah sakit, konsultasi dengan dokter, akan susah karena akan menambah risiko. Maka kita bekerja sama dengan 11 platform telemedisin untuk memberikan jasa konsultasi dokter dan juga jasa pengiriman obat secara gratis,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Jumat (09/07/2021).

Berikut alur layanan telemedisin untuk pasien isolasi mandiri:
1. Tes PCR/Swab Antigen
Pasien melakukan tes PCR/swab antigen di laboratorium yang terafiliasi dengan Kemenkes. Jika hasil tesnya positif dan lab melaporkan hasilnya ke database kasus positif COVID-19 di Kemenkes (NAR), maka pasien akan menerima pesan WhatsApp (WA) dari Kemenkes RI (dengan centang hijau) secara otomatis.

Catatan: Data ini wajib dilaporkan setiap lab penyedia layanan tes COVID19 ke Kemenkes. Kasus positif adalah pasien yang memiliki hasil positif tes PCR dari tujuh hari ke belakang atau tes swab antigen positif dari dua hari terakhir.

2. Konsultasi Daring
a. Pasien bisa melakukan konsultasi daring dengan dokter di salah satu dari 11 platform layanan telemedisin secara gratis dengan klik tautan atau link yang terdapat dalam WA dari Kemenkes dan memasukkan kode voucher di aplikasi terpilih.
b. Pasien melakukan konsultasi dokter dengan menginformasikan bahwa dirinya adalah pasien program Kemenkes.
Untuk sementara, program ini hanya berlaku untuk area DKI Jakarta.

3. Resep Digital
Setelah melakukan konsultasi secara daring, dokter akan memberikan resep digital sesuai dengan kondisi pasien. Jika pasien masuk dalam kategori yang dapat melakukan isoman, obat dapat ditebus gratis.

4. Tebus Resep
a. Untuk menebus resep obat gratis dari Kemenkes, pasien harus mengirim pesan WhatsApp ke salah satu gerai apotek Kimia Farma yang bekerja sama.
b. Pasien harus mengirimkan resep digital (PDF atau screen capture) yang dikeluarkan dari platform telemedisin, KTP, dan alamat pengiriman ke nomor WhatsApp Kimia Farma yang dituju.
c. Obat dan/atau vitamin akan ditanggung oleh Kemenkes sesuai dengan ketentuan.

5. Pengiriman Obat
Kemenkes bekerja sama dengan jasa pengiriman dari Sicepat untuk mengambil obat dan/atau vitamin dari Apotek Kimia Farma dan mengirimkan ke alamat pasien.
Hanya pasien dengan nomor terdaftar di database Kemenkes (NAR) dan memiliki kasus aktif yang berhak mendapatkan obat dan vitamin.

Adapun daftar obat dan vitamin yang ditanggung Kemenkes adalah:
1. Paket A (Pasien OTG) yaitu multivitamin (Vitamin C, Vitamin D, Vitamin E, dan Zinc), dengan dosis 1×1, jumlah 10.
2. Paket Obat B (Pasien Gejala Ringan), terdiri dari:
a. Multivitamin (Vitamin C, Vitamin D, Vitamin E, dan Zinc), dengan dosis 1×1, jumlah 10;
b. Azitromisin 500mg, dengan dosis 1×1, jumlah 5;
c. Oseltamivir 75mg, dengan dosis 2×1, jumlah 14; dan
d. Parasetamol tab 500mg, dengan dosis jika perlu, jumlah 10.

Kemudian, daftar nomor WA CS Apotek Kimia Farma yang bekerja sama adalah:

1. Wilayah Jakarta Timur: wa.me/628112223049;
2. Wilayah Jakarta Utara: wa.me/628112221832;
3. Wilayah Jakarta Pusat: wa.me/6287877241590;
4. Wilayah Jakarta Selatan: wa.me/62895324874355; dan
5. Wilayah Jakarta Barat: wa.me/6287877241405.

Layanan ini bekerja sama dengan 11 platform telemedisin, yaitu:
1. Alodokter;
2. GetWell;
3. Good Doctor dan GrabHealth;
4. Halodoc;
5. KlikDokter;
6. KlinikGo;
7. Link Sehat;
8. Milvik Dokter;
9. ProSehat;
10. SehatQ; serta
11. YesDok.

Platform ini juga bisa dipakai di aplikasi PeduliLindungi pada saat akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat, sehingga tidak perlu lagi membawa dokumen syarat perjalanan dalam bentuk fisik.

Pemerintah terus mencari cara yang terbaik untuk tetap bisa melayani masyarakat tetapi dengan risiko penularan yang sekecil-kecilnya. Sehingga keluarlah ide telemedisin ini dan setelah dikaji ide ini dinilai akan efektif dalam memantau kondisi pasien COVID-19 yang isolasi mandiri.

“Jadi mereka [platform telemedisin] mau memberikan layanan konsultasi dokter yang gratis setiap hari selama masa inkubasi 14 hari mereka akan tinggal. Mereka juga nanti akan bisa mengeluarkan resep obatnya, mereka juga bisa berhubungan dengan lab-lab yang sudah diakreditasi oleh Kementerian Kesehatan untuk melihat pasien positif atau tidak, dan nanti akan menyambungkan ke apotek-apotek di mana kita nanti akan mengirimkan obatnya atau juga pasiennya bisa ambil sendiri ke apotek di Jakarta,” tutur Menkes.

Menutup keterangannya Budi pun menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak yang telah bekerja sama untuk menyediakan layanan ini.

“Jadi saya terima kasih sekali ini bukan hanya menjadi program pemerintah tapi sudah menjadi gerakan di mana seluruh komponen bangsa, kelompok-kelompok sosial juga mau berpartisipasi menyumbangkan sesuai dengan kemampuan,” pungkasnya.
Setkab/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Advertorial

Advertorial