LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat " Hari Dharma Wanita Nasional" (5 Agustus 2021) Ketua Umum LCT-Indonesia DADANG KARTAWIJAYA ,Ketua DPD JABAR D.Soeryadarma,SM
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 April 2021

Tiga Kerbau Hilang Eh Ada Di Kandang Dusun Sebelah, Akhirnya Pelaku Di Cokok Polsek Gunung Sugih Lamteng

Barang bukti pelaku yang diamankan pihak kepolisian Polsek Gunung Sugih Lamteng.

Reporter : Bornok (Coki)/Red

LAMPUNG MATANUSA - 

Sudah  menjadi Target (DPO) Polsek Gunung Sugih Pelaku pencurian Hewan Ternak Kerbau, Pelaku Berinisial JS Als Guteng warga Dusun 04 Tipo Kampung Goras Jaya Kec Bekri Lampung Tengah, ditangkap dirumahnya Selasa (20/04/2021), Sekira Jam. 05.00 WIB.   

Dipimpin Kapolsek Gunung Sugih Iptu Widodo Rahayu, SH bersama Kanit Reskrim Ipda Pande Putu Yoga Mahendra,S.Tr.K bersama Anggota Polsek Gunung Sugih setelah melakukan Penyelidikan dan pengintaian terhadap Pelaku JS Als Guteng yang sudah menjadi DPO kurang lebih 4 tahun menghilang.   

Baca Juga : Hasil Pengembangan Team Tekap 308.

Dalam Melakukan Pencurian pelaku JS Als Guteng bersama Oky Als Gundul yang sudah menjalani hukuman dan Korban Pencurian adalah Sdra Darto (48) alamat Dusun 03 Kamp. Goras Jaya Kec Bekri Lampung Tengah.

Menurut Kapolsek Gunung Sugih Iptu Widodo Rahayu, SH, mewakili Kapolres Lampung Tengah Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik., S.H, Ketika Korban mengecek hewan ternak miliknya yang diikat menggunakan tali tambang di Areal perkebunan sawit PTPN VII Bekri Avdeling II Kampung Goras Jaya Kec Bekri Lampung Tengah sudah tidak ada lagi ( Raib ) kejadian Minggu (19/02/2017) sekira Jam 03.00 WIB.

Selanjutnya Korban dibantu dengan warga sekitar melakukan pencarian mengikuti jejak dari kaki kerbau tersebut sampai disebuah rumah milik Rusman di Desa Dusun 02 Desa Gerning, Kec. Tegineneng, Kab. Pesawaran terlihat dibelakang rumahnya terdapat kandang hewan ternak, kemudian di lakukan pengintaian ternyata ketiga kerbau milik korban ada di dalam kandang tersebut.

Baca Juga : Mampu Hasilkan Lebih Dari 60 Persen.

Kemudian korban menghubungi pihak Kepolisian dan diamankan ketiga ekor hewan ternak kerbau Milik Korban tersebut di Polsek Gunung Sugih bersama Pelaku Oky Als Gundul yang sudah menjalani hukuman, kata Widodo. 

Guna Mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku JS Als Guteng kita dijerat dengan Pasal 363 KUHPIdana dengan acaman hukuman penjara selama 7 Tahun Penjara,  Pungkasnya.


Red/d2

Print Friendly and PDF


BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Rabu, 21 April 2021

Hasil Pengembangan Team Tekap 308 Polres Lamteng ,Tertangkap Sabu Pelaku Juga Terlibat Curanmor


Reporter : Bornok (Coki)/Red

LAMPUNG MATANUSA -

Pelaku ditangkap Ketika Ops Antik,saat dilakukan Pemeriksaan ternyata pelaku Mengakui Terlibat curanmor dengan Berinisial JF Als Jufri (29), Gerning Kec Tegineneng Kab Pesawaran, dilakukan Pengembangan Hari Selasa (20/04/2021). 

Setelah Melakukan Penyelidikan yang dipimpin oleh Ipda M. Putra Ramdhoni. S.TrK mendapatkan Informasi bahwa Pelaku JF Als Jufri telah ditangkap oleh Anggota Polsek Bangunrejo dan dilakukan Pemeriksaan dan mengakuyi bahwa dirinya melakukan Curanmor Di Kampung  Kuripan Kec Padang Ratu Lampung Tengah, Jum,at (05/03/2021) Sekira Jam 03.43 WIB. 


Dengan Korban Arifin (41) Alamat Kampung Kuripan Kec Padang Ratu Lampung Tengah ketika Memarkirkan sepeda Motornya Jenis Kawasaki KLX warna hijau Nopol BE 2632 GO di teras samping di rumah dan ketika korban terbangun dari tidur Sepeda Motor Tersebut Sudah tidak ada ( Raib) dan Korban Melaporkan Kejadian tersebut.

Advertorial.

Selanjutnya dari Hasil Penyelidikan Oleh Team Tekap 308 Polres Lampung Tengah, Pelaku JF Als Jufri bersama Pelaku Lain ( DPO) yang masih dalam pengejaran, dan dari pengakuan JF Als Jufri Sepeda Motor milik Korban di bawa oleh temannya dan dirinya belum mendapatkan bagian.  

Guna Mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku JF Als Jufri kita dijerat dengan Pasal 363 KUHPIdana dengan acaman hukuman penjara selama 7 Tahun Penjara,  Tegas Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, SH, MH, mewakili Kapolres Lampung Tengah Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik., S.H.

Red/d2

Print Friendly and PDF


BERITA INFORMASI RAKYAT


Share:

Senin, 12 April 2021

Cek Cok Mulut Berujung Maut,Padahal Masih Keluarga,Polsek Nunyai Lamteng Sikat Pelaku


Reporter : Bornok (Choki) Red

LAMPUNG MATANUSA -

Perkelahian antara dua pria berinisial RS dengan DW yang masih ada ikatan keluarga terjadi di wilayah Kec. Terusan Nunyai Kab. Lampung Tengah, akibat kejadian tersebut salah satu diantaranya RS yang masih dibawah umur diketahui meninggal dunia . Senin (12/4/21).

Menurut keterangan Kapolsek Terusan Nunyai Iptu Santoso, S.Pd mewakili Kapolres Lampung Tengah  Akbp Popon Ardianto Sunggoro, S.IK., S.H mengatakan Anggota Opsnal Polsek Terusan Nunyai bersama Anggota  Polsek Tulang Bawang Tengah berhasil mengamankan pelaku kekerasan terhadap anak hingga mengakibatkan meninggal dunia dirumahnya di wilayah Kec.Terusan Nunyai kemudian mengamankannya ke Polsek Tulang Bawang Tengah demi keamanan pelaku kemudian selanjutnya dibawa ke Polsek Terusan Nunyai.

“ Pelaku DW (18) merupakan sepupu korban yang mana mereka keduanya  tinggal satu atap bersama bibinya di wilayah Kec.Terusan Nunyai Kab. Lampung Tengah Perbatasan dengan Kab. Tulang Bawang dan Berhasil kita amankan dengan di back up oleh Anggota Polsek Tulang Bawang Tengah “ kata Santoso.

Kejadian bermula pada saat korban dan pelaku saling ejek dan saling adu mulut lewat Handphone sehingga Pelaku merasa tersinggung dan langsung Mendatangi korban yang sedang duduk di rumah pacar nya tidak jauh dengan rumah bibi mereka kemudian pelaku langsung  memukul kepala korban dengan tangan kosong setelah itu pelaku mencekik leher korban hingga terjatuh.

Tak berhenti sampai disitu selanjutnya korban berdiri sambil berkata dengan pelaku  “ kalau mau berantem jangan dirumah orang, tapi dirumah saja “ kemudian korban bersama pelaku berjalan menuju rumah nya.  Sesampainya di depan rumah , pelaku kembali memukul kepala korban berkali- kali sambil menarik korban ke dalam rumah dan  di ruang tamu pelaku kembali memukul korban hingga terjatuh setelah korban terjatuh pelaku mencekik leher korban sehingga korban tidak sadarkan diri “ Jelas Santoso.

Karena panik pelaku menggotong korban kedalam kamar, setelah itu pelaku menghubungi sepupu nya yang lain berinisial A,R,J Untuk membawa korban ke puskesmas Mulyo Asri dan pada saat itu diketahui korban telah meninggal dunia “ Tambahnya.

Guna Mempertanggungjawabkan perbuatanya, Pelaku DW (18) kami jerat  dengan pasal 80 (3) UU RI NO 23 THN 2014 tentang Kekerasan terhadap anak mengakibatkan kematian dengan Ancaman Paling Lama 15 tahun Penjara, pungkasnya.

Print Friendly and PDF


BERITA INFORMASI RAKYA


Share:

Advertorial

Advertorial