LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat " Hari Dharma Wanita Nasional" (5 Agustus 2021) Ketua Umum LCT-Indonesia DADANG KARTAWIJAYA ,Ketua DPD JABAR D.Soeryadarma,SM
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Agustus 2021

Ciptakan Capaian Bagi Warganya, Pemkot Sukabumi Terus Tingkatkan Layanan Vaksinasi COVID-19

Reporter : R.Iyan Satria/Dadang.K

SUKABUMI MATANUSA-

Guna menciptakan capaian vaksinasi covid – 19 untuk warganya, terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi. upaya peningkatan tersebut, dilakukan beberapa perubahan prosedur vaksinasi seperti dalam penjadwalan vaksinasi. 

Sebelumnya sentra vaksinasi covid Gedung Juang hanya melayani pada akhir pekan saja, kini dimulai sejak 4 Agustus 2021, jadwalnya dirubah menjadi hari Rabu dan Sabtu.

Baca Juga : Libatkan Petani Milenial Lokal Kadin Indonesia

Selain itu pelayanan vaksinasi covid – 19 pun dibuka di Satpas Polres Sukabumi Kota dari hari Senin hingga Kamis, dan pada Klinik DKT Pangrango dengan jadwal hari Senin hingga Sabtu. Sementara untuk vaksinasi covid – 19 di 15 Puskesmas se – Kota Sukabumi dilaksanakan setiap hari Kami.

Advertorial.

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi covid – 19 di Gedung Juang mengatakan pelayanan vaksinasi covid – 19 terus diperbaiki termasuk dalam prosedur pelayanan dilokasi pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, ia juga menerangkan bahwa sejak dicanangkan pada 28 Juli lalu, vaksinasi covid – 19 untuk usia 12 – 17 tahun disambut dengan antusiasme warga, karena hingga 1 Agustus 2021, vaksinasi kategori usia tersebut telah diikuti lebih dari 1.300 orang peserta.

Diskominfo kota/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT


Share:

Minggu, 11 Juli 2021

Hasil Kolaborasi JURK,Wagub DKI Bersama Walkot Jakut Tinjau Kegiatan Vaksinasi COVID-19 di JIC

Red

JAKARTA MATANUSA-

Kegiatan hasil kolaborasi Jakarta Utara Rumah Kita (JURK) dengan Pelindo,Pemerintah Kota Administasi Jakarta Utara,Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria didampingi Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim memantau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Jakarta Islamic Centre (JIC), Minggu (11/7).

"Alhamdulillah hari ini berkesempatan melakukan peninjauan vaksinasi kolaborasi JURK yang terlibat bersama-sama, bersinergi, dan mensukseskan program percepatan vaksinasi di Jakarta Utara. Kami bersyukur seluruh elemen masyarakat berkolaborasi seperti yang dilakukan saat ini dimana kegiatan vaksinasi ini sudah berjalan lima hari. Ada 70 titik vaksinasi dengan jumlah peserta mulai dari 400 sampai 1.000 orang yang telah divaksinasi," terang Riza. 

Dukungan dari semua pihak untuk ikut terlibat langsung dalam percepatan program vaksinasi COVID-19 di wilayah DKI Jakarta menjadi faktor penentu tercapainya target vaksinasi yang telah ditetapkan yaitu 7,5 juta orang yang divaksinasi hingga akhir Agustus 2021. "Hingga saat ini, di Jakarta sudah 7,3 juta orang yang divaksinasi dan itu lebih cepat dari target semula. Semua ini atas dukungan dari semua, kami juga optimis target yang diminta Presiden RI, Joko Widodo bisa tercapai," ungkapnya. 

Ia juga menekankan bahwa kegiatan vaksin harus disegerakan namun pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 dengan 5M tidak boleh diabaikan. "Semua yang telah dilakukan pemerintah tidak ada artinya kalau masyarakat tidak disiplin. Tempat yang terbaik adalah tetap berada di rumah. Kami tidak akan berhenti untuk mengingatkan pentingnya prokes di setiap kesempatan," terangnya. 

Menurutnya, semua sedang berperang melawan pandemi COVID-19. "Kalau orang berperang itu pilihannya tinggal dua yaitu hidup atau mati. Saat ini, hanya ada dua pilihan menggunakan masker atau tidak, memakai masker harga mati namun apabila tidak memakai masker bisa mati. Saya mengimbau kepada masyarakat mohon patuh dan taati prokes serta memastikan PPKM darurat bisa terlaksana dengan baik," tegas Wagub.

Kominfotik.JU/d2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Jumat, 09 Juli 2021

Pantau Pasien Isoman,Kemenkes Lakukan Kerjasama Dalam Layanan Telemedicine

Sumber: Humas Kemenkes
Red

NASIONAL MATANUSA -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan 11 platform layanan telemedisin atau telemedicine untuk memantau para pasien yang isolasi mandiri (isoman). Hal ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pasien terhadap konsultasi dan pemantauan oleh tenaga kesehatan serta mendapatkan pengobatan yang benar sesuai gejala yang diderita secara gratis. Sebagai permulaan, layanan telemedisin gratis ini berlaku di DKI Jakarta.

“Kita melakukan pelayanan telemedisin karena kalau sekarang harus datang ke rumah sakit, konsultasi dengan dokter, akan susah karena akan menambah risiko. Maka kita bekerja sama dengan 11 platform telemedisin untuk memberikan jasa konsultasi dokter dan juga jasa pengiriman obat secara gratis,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Jumat (09/07/2021).

Berikut alur layanan telemedisin untuk pasien isolasi mandiri:
1. Tes PCR/Swab Antigen
Pasien melakukan tes PCR/swab antigen di laboratorium yang terafiliasi dengan Kemenkes. Jika hasil tesnya positif dan lab melaporkan hasilnya ke database kasus positif COVID-19 di Kemenkes (NAR), maka pasien akan menerima pesan WhatsApp (WA) dari Kemenkes RI (dengan centang hijau) secara otomatis.

Catatan: Data ini wajib dilaporkan setiap lab penyedia layanan tes COVID19 ke Kemenkes. Kasus positif adalah pasien yang memiliki hasil positif tes PCR dari tujuh hari ke belakang atau tes swab antigen positif dari dua hari terakhir.

2. Konsultasi Daring
a. Pasien bisa melakukan konsultasi daring dengan dokter di salah satu dari 11 platform layanan telemedisin secara gratis dengan klik tautan atau link yang terdapat dalam WA dari Kemenkes dan memasukkan kode voucher di aplikasi terpilih.
b. Pasien melakukan konsultasi dokter dengan menginformasikan bahwa dirinya adalah pasien program Kemenkes.
Untuk sementara, program ini hanya berlaku untuk area DKI Jakarta.

3. Resep Digital
Setelah melakukan konsultasi secara daring, dokter akan memberikan resep digital sesuai dengan kondisi pasien. Jika pasien masuk dalam kategori yang dapat melakukan isoman, obat dapat ditebus gratis.

4. Tebus Resep
a. Untuk menebus resep obat gratis dari Kemenkes, pasien harus mengirim pesan WhatsApp ke salah satu gerai apotek Kimia Farma yang bekerja sama.
b. Pasien harus mengirimkan resep digital (PDF atau screen capture) yang dikeluarkan dari platform telemedisin, KTP, dan alamat pengiriman ke nomor WhatsApp Kimia Farma yang dituju.
c. Obat dan/atau vitamin akan ditanggung oleh Kemenkes sesuai dengan ketentuan.

5. Pengiriman Obat
Kemenkes bekerja sama dengan jasa pengiriman dari Sicepat untuk mengambil obat dan/atau vitamin dari Apotek Kimia Farma dan mengirimkan ke alamat pasien.
Hanya pasien dengan nomor terdaftar di database Kemenkes (NAR) dan memiliki kasus aktif yang berhak mendapatkan obat dan vitamin.

Adapun daftar obat dan vitamin yang ditanggung Kemenkes adalah:
1. Paket A (Pasien OTG) yaitu multivitamin (Vitamin C, Vitamin D, Vitamin E, dan Zinc), dengan dosis 1×1, jumlah 10.
2. Paket Obat B (Pasien Gejala Ringan), terdiri dari:
a. Multivitamin (Vitamin C, Vitamin D, Vitamin E, dan Zinc), dengan dosis 1×1, jumlah 10;
b. Azitromisin 500mg, dengan dosis 1×1, jumlah 5;
c. Oseltamivir 75mg, dengan dosis 2×1, jumlah 14; dan
d. Parasetamol tab 500mg, dengan dosis jika perlu, jumlah 10.

Kemudian, daftar nomor WA CS Apotek Kimia Farma yang bekerja sama adalah:

1. Wilayah Jakarta Timur: wa.me/628112223049;
2. Wilayah Jakarta Utara: wa.me/628112221832;
3. Wilayah Jakarta Pusat: wa.me/6287877241590;
4. Wilayah Jakarta Selatan: wa.me/62895324874355; dan
5. Wilayah Jakarta Barat: wa.me/6287877241405.

Layanan ini bekerja sama dengan 11 platform telemedisin, yaitu:
1. Alodokter;
2. GetWell;
3. Good Doctor dan GrabHealth;
4. Halodoc;
5. KlikDokter;
6. KlinikGo;
7. Link Sehat;
8. Milvik Dokter;
9. ProSehat;
10. SehatQ; serta
11. YesDok.

Platform ini juga bisa dipakai di aplikasi PeduliLindungi pada saat akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat, sehingga tidak perlu lagi membawa dokumen syarat perjalanan dalam bentuk fisik.

Pemerintah terus mencari cara yang terbaik untuk tetap bisa melayani masyarakat tetapi dengan risiko penularan yang sekecil-kecilnya. Sehingga keluarlah ide telemedisin ini dan setelah dikaji ide ini dinilai akan efektif dalam memantau kondisi pasien COVID-19 yang isolasi mandiri.

“Jadi mereka [platform telemedisin] mau memberikan layanan konsultasi dokter yang gratis setiap hari selama masa inkubasi 14 hari mereka akan tinggal. Mereka juga nanti akan bisa mengeluarkan resep obatnya, mereka juga bisa berhubungan dengan lab-lab yang sudah diakreditasi oleh Kementerian Kesehatan untuk melihat pasien positif atau tidak, dan nanti akan menyambungkan ke apotek-apotek di mana kita nanti akan mengirimkan obatnya atau juga pasiennya bisa ambil sendiri ke apotek di Jakarta,” tutur Menkes.

Menutup keterangannya Budi pun menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak yang telah bekerja sama untuk menyediakan layanan ini.

“Jadi saya terima kasih sekali ini bukan hanya menjadi program pemerintah tapi sudah menjadi gerakan di mana seluruh komponen bangsa, kelompok-kelompok sosial juga mau berpartisipasi menyumbangkan sesuai dengan kemampuan,” pungkasnya.
Setkab/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Rabu, 07 Juli 2021

Penuh Dan Masih Di IGD,Bupati Segera lakukan Evaluasi Dan Programkan Untuk Layanan Masyarakat

D2

SUKABUMI MATANUSA -

Ditengah berlakunya PPKM Darurat,dan tingginya tingkat cluster Covid-19,Bupati sukabumi H.Marwan Hamami melakukan kunjungan ke Rumah sakit umum daerah Sekarwangi Cibadak, (Selasa 6/7/ 2021).

Dalam kunjungannya tersebut,nampaknya H.Marwan Hamami melihat kondisi keadaan ruangan dan kesiapan alat serta menanyakan terkait pelayanan Kesehatan terhadap masyarakat terutama penderita Covid-19.

Baca Juga : Cegah dan Antisipasi Covid-19,Satgas Desa Tenjoayu.

Dalam keteranganya, H.Marwan Hamami meminta Masyarakat Untuk tetap menjaga kesehatan diri masing masing dan tetap menjalankan protokol kesehatan sehingga tidak terjadi penambahan kasus Covid di wilayah kabupaten Sukabumi pada khususnya.

“Kita akan mencermati dan mengevaluasi semua terutama perlengkapan alat alat penunjang rumah sakit, sehingga pemerintah akan memprogramkan kekurangan -  kekurangan yang belum terfasilitasi untuk membantu masyarakat dalam kondisi ini”,jelas Marwan.

Tampak Bupati Sukabumi ,H.Marwan hamami bersama Plt Dirut RSUD Sekarwangi Dr.Cecep Sutisna M.PH
saat monitoring kondisi ruangan pasien
.

Pada kesempatan yang sama ,PLT Direktur Ruma Sakit Sekarwangi Cibadak Dr.Cecep Sutisna M.PH membenarkan,bahwa ketersediaan ruangan untuk isolasi covid saat dalam kondisi penuh dan sebagian masih di IGD,adapun kendala tenaga medis pun saat ini belum maksimal.

Agar dapat diketahui,Saat ini kita mempunyai 72 tempat tidur, di ruang Fatmawati dua lantai dan itu semuanya dalam kondisi full, untuk UGD juga penuh kecuali ada dua untuk anak bayi ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit),untuk itu segera kita akan mengupayakan untuk penambahan ruangan, jelas Cecep.

Red/Diskominfosan.

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Rabu, 30 Juni 2021

Herd Immunity,Presiden Jokowi Minta Kadin Indonesia Kejar target 20 Juta Vaksinasi Gotong Royong

 

Presiden Jokowi saat memantau pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong,
di pabrik PT Unilever Indonesia, Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jabar, Selasa (18/05/2021) pagi.
(Foto: BPMI Setpres/Kris)

Red

NASIONAL MATANUSA -

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk mengejar cakupan vaksinasi Gotong Royong yang telah ditargetkan.

“Targetnya 22 juta [dosis], tapi karena vaksinnya juga belum datang, yah inilah yang akan kita kejar nanti dengan ketua dan jajaran pengurus Kadin yang baru agar angka Vaksin Gotong Royong 22 juta itu bisa dikejar dalam bulan Juli-Agustus dan bulan-bulan berikutnya,” ujarnya pada Pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kadin Indonesia, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/06/2021) sore.

Baca Juga : Jelang Penyelenggaraan Idul Adha,Pemkot Sukabumi.

Program vaksinasi nasional yang digulirkan pemerintah, didukung dengan Vaksinasi Gotong Royong yang dilakukan oleh sektor swasta, merupakan upaya bersama untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Presiden Jokowi mengungkapkan, Indonesia berada pada urutan kesebelas dari 215 negara dunia terkait capaian vaksinasi COVID-19, dengan cakupan 42 juta dosis. Ia pun meminta agar vaksinasi terus diakselarasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Sekarang tidak ada tawar-menawar, saya sudah sampaikan satu juta [dosis di bulan Juli] harus! Agustus, dua juta [dosis] harus! Karena kunci dari pemulihan ekonomi adalah urusan COVID-19 ini harus bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Baca Juga : Melalui BKPSDM Pemkab Sukabumi Buka Kesempatan CPNS Tahun 2021.

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan, pihaknya juga telah menetapkan target vaksinasi nasional hingga akhir tahun, yaitu 34 juta dosis di bulan Juli, 43,7 juta (Agustus), 53 juta (September), 84,1 juta (Oktober), 80,9 juta (November), dan 71,7 juta dosis di bulan Desember.

Presiden optimistis target tersebut dapat tercapai selama pasokan vaksinnya dapat terus terjaga. “Memang ini target yang tidak kecil, tetapi kemarin setelah kita coba sehari bisa 1,3 juta, saya meyakini, meningkatkan menjadi angka 2,5 juta itu bukan sebuah hal yang sulit. Asal, satu kuncinya, vaksinnya ada,” pungkasnya. 

Setkab/(DND/UN)D2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Sabtu, 26 Juni 2021

Jalankan Intruksi Pemerintah dan Sambut HUT Bhayangkara Ke 75,Polsek Bersama Puskesmas Gelar Vaksinasi Massal

Red.

SUKABUMI MATANUSA -

Gelar Vaksinasi massal yang di lakukan Polsek Parungkuda bersama Puskesmas dan Satgas Covid Parungkuda,berjalan dengan lancar.kegiatan acara acara di langsungkan di aula Kecamatan Parungkuda Kab Sukabumi  Sabtu, 26/06/2021.

Kegiatan program Vaksinasi masal tersebut sejalan dengan arahan persiden Joko Widodo untuk melakukan percepatan vaksinasi guna memutus penyebaran Covid-19

Kapolsek Parungkuda Wawan Wahyudi,SH saat menijau pelaksanaan Vaksinasi ke 1 bagi lanjut usia di aula kecamatan Parungkuda memgatakan, “Alhamdulilah acara berjalan dengan lancar, Vaksinasi masal tersebut akan menyasar target sebanyak 550 orang dari satu Kecamtan dari delapan desa”, ujarnya.

“Dalam rangka menyambut HUT ke-75 Bhayangkara, secara serentak seluruh Indonesia,kapolesk parungkuda dengan puskesmas Parungkuda dan slSatgas Covid kec.Parungkuda melaksanakan vaksinasi masal selama dua hari.


Untuk persiapan vaksinasi masal ,Wawan Wahyudi SH memastikan akan menjalankan protokol kesehatan dan diharapkan masyarakat berpartisipasi mengikuti vaksinasi massal yang akan di laksanakan.

“Kita pastikan pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan protokol kesehatan,memakai masker,menjaga jarak,tidak terjadi kerumunan itulah yang harus dilaksanakan pada saat vaksiasi massal”, imbuhnya.

Harapan kami agar masyarakat lebih peduli dengan vaksinasi untuk peningkatan imun dan kekebalan tubuh guna mengurangi resiko terinfeksi Covid-19, kami menghimbau  mari kita sosialisasikan ke seluruh warga dan masyarakat khususnya di kec Parungkuda agar mengikuti vaksinasi ini , pungkasnya.

Salah satu warga desa langensari mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah yang telah melakukan pemaksinan secara massal, ulasnya.


Red/Ade.

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Advertorial

Advertorial