LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat " Hari Dharma Wanita Nasional" (5 Agustus 2021) Ketua Umum LCT-Indonesia DADANG KARTAWIJAYA ,Ketua DPD JABAR D.Soeryadarma,SM
Tampilkan postingan dengan label COVID 19. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label COVID 19. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Juli 2021

Ditinjau Walikota, Pelaksanaan Vaksinasi Lapas IIB Warga Binaan Pemasyarakatan 481 Orang

Tampak Wali kota Sukabumi,Ketika melakukan peninjauan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.
Ryan.Satria

SUKABUMI KOTA MATANUSA-

Warga binaan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, pada hari Kamis (22/7),Dipantau langsung oleh Wali Kota Sukabumi terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

" Alhamdulillah ini dalam rangka percepatan vaksinasi di wilayah Kota Sukabumi sesuai dengan harapan pemerintah pusat," ujar Fahmi saat melakukan pemantauan vaksinasi.

Lebih jauh ,Lapas Kelas IIB Sukabumi dijadwalkan melaksanakan vaksinasi untuk warga binaan pemasyarakatan yang jumlahnya sebanyak 481 orang.

Baca Juga : Terkait PPKM Darurat Wali Kota Sukabumi.

Kegiatan ini hasil kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Sukabumi, Polres Sukabumi Kota dan Pemkot Sukabumi. " Sehingga targetnya sebanyak 481 warga binaan bisa tervaksinasi secara baik, hal ini dapat memperkuat upaya pencegahan penyebaran Covid-19," tambah Fahmi. 

Hal yang sama turut disampaikan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Christo Victor Nixon Toar. '' Vaksinasi ini dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Lapas,'' cetus Christo. Hasil kolaborasi Lapas dengan Polres Sukabumi Kota, dan Pemkot Sukabumi Kota.

Dokpim/Red.

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT



Share:

Minggu, 18 Juli 2021

Miliki Posko Covid-19, Warga PCP Bantu Warganya Yang Sedang Isoman

Tampak warga Perum PCP,ketika sedang mengemas sembako makanan bagi warga yang positif Covid-19.

Red/Dondon

SUKABUMI MATANUSA-

Dorongan kemanusiaan terbersit dari tingginya rasa sosial warga masyarakat Perumahan Pondok Cidahu Permai (PCP) yang berada di Desa Babakan Jaya,Kecamatan Parungkuda,Kabupaten Sukabumi Jawa barat,dalam membantu warganya yang terkena postif Covid-19 saat menjalani isolasi mandiri (Isoman).

"Jadi, kita bergerak melakukan kolaborasi antar warga di tingkat RT,RW, untuk menumbuhkan kesetiakawanan sosial,membantu warga yang positif Covid 19",Kata Mashudi warga Perum PCP kepada matanusa.net,Minggu (18/7/21).


Lanjut dikatakan Mashudi ,sebagai warga Perum PCP ,ia menyerukan kepada warga lainnya untuk bergotong-royong memberikan bantuan dan tenaganya dalam membantu warga yang sedang melakukan Isoman.

"Orang yang menjalani isolasi mandiri jangan  dikucilkan, justru membangun rasa gotong royong untuk masyarakat," Tegasnya.

Baca Juga : DKM Limanil Ikhlas Tenjoayu Bersama.

Rasa sosial ini memang inisiatif dirinya,dan secara spontanitas warga lainyapun mengikuti.alhamdulilah dengan kerja sama antar lingkungan Ke RT-an ini, semua warga PCP tergerak dalam membantu dan memberikan donasi bagi warga yang terkena atau positif Covid-19, khususnya di lingkup warga Perum PCP,Terangnya.

Untuk diketahui,saat ini perum PCP memiliki posko covid 19,yang berada di ke RW-an 05,dibawah kepemimpinan Andi sekaligus merangkap ketua satgas Covid-19 desa Babakan Jaya bekerja sama dengan ZIS Ke RT-an.


Editor : D2/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Sabtu, 19 Juni 2021

Target 2000 Orang,Kota Sukabumi Mulai Laksanakan Vaksinasi Covid -19 Massal

Red/D2

SUKABUMI KOTA MATANUSA -

Upaya mengakhiri pandemi covid – 19, Pemerintah Kota Sukabumi mulai memberikan vaksinasi covid – 19 kepada masyarakat umum. 

Pemberian vaksinasi tersebut diawali pada hari Sabtu, 19 Juni 2021 di Gedung Juang Kota Sukabumi dan ditinjau secara langsung oleh Wali Kota, Achmad Fahmi, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pada kesempatan tersebut,Wali Kota Sukabumi mengatakan unsur Forkopimda telah bersepakat bahwa mulai 19 Juni 2021, dalam rangka mengendalikan penyebaran covid – 19, dilakukan vaksinasi covid – 19. Pada pelaksanaan vaksinasi pertama di Gedung Juang ditargetkan 2000 orang mendapatkan vaksinasi. Ia mengharapkan upaya ini dapat menekan penyebaran covid – 19 di Kota Sukabumi.

Warga yang hendak mengikuti vaksinasi covid – 19 harus berusia 18 tahun keatas dan mendaftarkan diri secara online melalui tautan yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.

Diskominfo

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Selasa, 15 Juni 2021

Rakor Evaluasi PPKM ,Bupati "Lakukan Kerjasama Masyarakat Dan Satgas ,Kondisi Akan Kembali Normal"

Red

SUKABUMI MATANUSA -

Rapat Koordinasi dengan agenda Evaluasi Perkembangan Pelaksanaan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) Mikro di 34 Propinsi melalui Video Conprence,diikuti oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami,Senin, (14/6/21).

Dalam kesempatan Rakor Airlangga Hartarto mengatakan Rakor ini dibahas Update jumlah kasus aktif covid 19 per Propinsi dan perpanjangan penetapan PPKM Mikro pada 15 s/d 28 Juni 2021, tak hanya itu Protokol Kesehatan terus di perketat serta pengendalian penyebaran covid terus dilakukan,

Baca Juga : 8 Tahun Anniversary LCT - Indonesia Ketua Umum.

Airlangga juga menekankan bahwa Kegiatan Belajar di zona merah  dilaksanakan  secara daring, dan yang zona kuning pelaksanaannya dibagi dua gelombang yang diatur dengan Protokol Kesehatan secara ketat,Jelasnya.

" Kita ketahui bersama bahwa kasus harian meningkat hari ini kasus aktip perhari ini  sebanyak 115.137 dan kasus hariannya 8.189, untuk itu kita tidak henti hentinya berusaha menurunkan kasus covid 19 dengan bekerjasama bahu membahu" ungkapnya.

Sesuai arahan arahan Presiden, lanjut Airlangga,  Kurva penyebaran Covid 19 harus bisa diturunkan. Dan  para kepala daerah bisa menambah fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan covid 19.


" Lonjakan peningkatan Covid  per propinsi diantaranya DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Karena itu tempat tidur dan Isolasi harus benar benar diperhatikan terutama bagi Kab/ Kota yang zona merah, pesan Presiden target vaksinasi adalah 1 juta orang perhari sehingga  seluruh masyarakat dapat segera tervaksinasi" jelasnya.

Terkait PPKM Mikro pada tanggal 15 Sd 28 Juni 2021 nantinya akan dibuatkan Instruksi Mendagri dan juga di wilayah ditetapkan oleh gubenur, kemudian Bupati dan Walikota, jadi dalam penangannya semuanya bersinergi,

" saya berharap kerja keras kita untuk menurunkan kasus kasus covid ini benar benar didukung oleh semua pihak sehingga antara pemerintah pusat dan daerah bersinergi untuk mempercepat penurunan covid serta pemulihan  perekonomian bisa berjalan dengan baik" imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi  menegaskan bahwa daerah harus betul betul menyikapi persoalan dan  bisa memutus mata rantai penyebaran covid serta mendorong pertumbuhan ekonomi,

" jadi, perlu kesepahaman dan juga perlu itikad  kuat kita semua  dalam menekan penyebaran covid, karena itu masyarakat dan satgas harus bisa bekerjasama, In sha Allah kondisi  akan kembali normal dan kita bisa beraktivitas kembali seperti sediakala" demikian disampaikan Bupati
.

Diskomunfosan.Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT




Share:

Jumat, 21 Mei 2021

Masih banyak Yang Belum Jalani Swab PCR,Personel Gabungan Jemput Warga Di RT 03/03 Cilangkap

Red

JAKARTA MATANUSA -

Personel gabungan dari unsur aparatur Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Satpol PP, Sudin Perhubungan, Sudin Gulkarmat, Puskesmas Kecamatan, TNI dan Polri, Jumat (21/5), menjemput warga RT 03/03 Cilangkap yang belum melakukan tes swab PCR.

"Swab PCR hari ini kita akan maksimalkan agar rampung. Karena kemarin belum tuntas. "

Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio mengatakan, penjemputan dilakukan karena masih banyak warga yang belum jalani Swab PCR. Dari target 700 swab PCR, Kamis (20/5) kemarin, baru 264 warga yang sudah mengikuti swab PCR. Sehingga harus dilanjutkan hari ini sampai tuntas.

Menurutnya, sejak tadi malam personel gabungan sudah melakukan pendataan warga sudah diswab PCR maupun belum untuk memudahkan melakukan penjemputan.

Baca Juga : Hadir di Sidang Pleno Ke 67.

"Swab PCR hari ini kita akan maksimalkan agar rampung. Karena kemarin belum tuntas. Kemudian hasil Swab PCR kemarin mudah-mudahan hari ini bisa keluar hasilnya agar ada penanganan lanjutannya lagi," kata Fajar.

Ditambahkan Fajar, jika hasil swab PCR in ada warga yang terkonfirmasi postif maka langsung dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran. Sedangkan yang gejala dirujuk ke rumah sakit atau isolasi mendiri di rumahnya, jika kondisinya memungkinkan.

Kepala Puskesmas Kecamatan Cipayung, Rini Muharni mengatakan, pihaknya mengerahkan  65 tenaga kesehatan (Nakes) untuk menuntaskan Swab PCR hari ini.

"Mudah-mudahan bisa tuntas semua karena kita kerahkan personel secara maksimal," ucap Rini.

Baca Juga : Melalui Virtual,Pemerintah Pusat Tinjau.

Sementara, Kapolsek Cipayung, Kompol Sri Suhartatik menandaskan, personel gabungan harus tegas dan humanis dalam melakukan tugasnya. Jika ada warga yang menolak diswab PCR maka harus dibujuk agar mau dan jika perlu dipaksa. Karena ini untuk keamanan dan kenyamanan bersama.

"Kita kolaborasi unsur tiga pilar, sepakat agar penanganan COVID di Cilangkap cepat tuntas," tandasnya.

Seperti diketahui, wilayah RT 03/03 Cilangkap ini masuk zona merah setelah 51 warganya terkonfrmasi positif OVID-19.

Sumber : B.Jakarta/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Selasa, 18 Mei 2021

Melalui Virtual,Dandim 0411/LT Hadiri Pengarahan Presiden Terkait Kondisi Akibat penyebaran Covid-19


Reporter : Bornok/Red

LAMPUNG TENGAH MATANUSA-

Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadiyanto,M.Han mendampingi Walikota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin,Sp.OG (K) menghadiri acara Pengarahan Presiden RI kepada Kepala Daerah se-Indonesia Tahun 2021’di Istana Negara dilanjutkan Pengarahan Gubernur Lampung kepada Kepala Daerah Kabupaten & Kota se-Provinsi Lampung secara virtual di Aula Rapat Pemkot Metro. Senin (17/5/2021). 

Acara yang diawali laporan Mendagri Tito Karnavian tentang kondisi terkini penyebaran Covid 19 dan upaya penanganannya tersebut dihadiri pula oleh Wakil Walikota Metro Drs. H. Qomaru Zaman,MA, Kapolres Metro AKBP Retno Prihawati,S.Sos.,S.I.K.,M.H. Kajari Kota Metro, Pj. Sekda Kota Metro dan Kepala Pengadilan Agama Metro.

Dalam laporannya, Mendagri menginformasikan mengenai dampak pandemi Covid-19 yang dialami Indonesia sejak 2020 hingga sekarang. Dikatakan, dalam penanganannya, setiap kepala daerah harus mampu menghadapi pandemi tersebut untuk tetap menyelamatkan masyarakat.


“Hingga saat ini, (diakui) dunia belum dapat membendung lonjakan penyebaran Covid-19. Disisi lain, pada 3 bulan terakhir Indonesia mampu menekan dengan kegiatan PSBB dan PPKM Skala Mikro. Untuk itu, setiap minggu digelar rakor mulai pusat hingga daerah. Ada 4 indikator dalam penanganan Covid-19 oleh kepala daerah, salah satunya angka recovery harus naik,” kata mendagri.

Mendagri juga mengatakan momentum hari raya harus disikapi serius oleh setiap kepala daerah dengan berkaca dari negara India. “Untuk itu, kami memohon arahan dari Bapak Presiden guna menjalankan kebijakan,” tutupnya.

Usai laporan mendagri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai memberikan pidato pengarahannya. Dalam pembukaan pidato, presiden mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri bagi umat muslim dan selamat memperingati hari kenaikan Isa Al Masih bagi umat nasrani.

Kemudian, Presiden memaparkan mengenai kondisi mudik lebaran yang mendapat perhatian khusus. Disebutkannya, ada 1,5 juta orang mudik selama 6 hingga 17 Mei tahun 2021 ini. 

“Awal dulu saya sampaikan ada 33 persen (yang mudik). Kemudian, saya larang sehingga turun jadi 17 persen dan terus turun saat ada penyekatan sekitar 1,1 persen. Meski begitu, saya melihat masih banyak yang datang ke tempat wisata. Diharapkan, kasus aktif bisa turun lagi dimana pada Februari sebagai puncaknya jumlah kasus sebanyak 176 ribu tapi kini turun menjadi 90-an ribu. Ini yang terus kita tekan sehingga membutuhkan konsistensi. Hati-hati karena gelombang kedua dan ketiga sangat berbahaya, seperti halnya di negara-negara tetangga kita yang lockdown hingga Juni,” paparnya.


Disebutkannya, di Pulau Sumatera dan pulau lainnya mulai ada kenaikan kasus Covid-19. Tercatat, ada 15 provinsi yang kasusnya mengalami peningkatan. 

“Ini perkembangan kasus mingguan di Pulau Sumatera seperti di Aceh, Sumut, Sumbar, Babel, Jambi, Sumsel, dan Lampung. Disana, kasusnya tinggi tapi ada penurunan. Yang trennya turun cuma Bengkulu sehingga dapat cap ‘hijau’ tapi bukan zona hijau,” terangnya.

Soal keterisian tempat tidur di rumah sakit sekarang 29% secara nasional. Mengenai keterisian hotel juga mendapat sorotan seperti di Provinsi Kepri yang tingkat okupansi hotelnya naik sehingga secara ekonomi baik tapi tetap harus dikendalikan.

“Saya berharap gubernur bisa memahami angka ini,” tegasnya.

Selain soal kasus Covid-19, presiden menyampaikan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama 2020 yakni 2,97%. Kemudian di kuartal kedua, turun menjadi minus 5%. Untuk kuartal pertama 2021, masih minus 0,74%, sedangkan target kuartal kedua sekitar diatas 7%.

“Seluruh gubernur, bupati, dan walikota memiliki tanggungjawab yang sama dalam kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional. Saya meyakini target itu bisa tercapai. Yang penting, tetap harus hati-hati sehingga penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi bisa sejalan seiring,” harap presiden.

Usai mendengarkan arahan presiden, Gubernur Lampung Arinal mengajak kepada seluruh Kepala Daerah (Bupati dan Walikota) se-Provinsi Lampung untuk siap menjalankan kebijakan pemerintah tersebut.

Red/D2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Jumat, 14 Mei 2021

Cegah Penularan Covid -19,Pemerintah Lakukan Antisipasi Random Testing Arus Balik Lebaran

Red

NASIONAL MATANUSA -

Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada H+3 dan H+7 Lebaran atau sekitar tanggal 16 dan 20 Mei 2021. Langkah yang dilakukan antara lain dengan meningkatkan random testing kepada pengguna angkutan jalan kendaraan pribadi dan kendaraan angkutan baik di jalan tol, jalan arteri hingga ke jalan-jalan terkecil di pemukiman penduduk, sampai membentuk satuan tugas (satgas) khusus di Provinsi Lampung.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menekankan, antisipasi ini dilakukan karena adanya peningkatan eskalasi kasus positif di hampir seluruh provinsi di Pulau Sumatra. Kondisinya saat ini pada Mei 2021, kontribusi kasus nasional dari Pulau Jawa turun 11,06 persen. Sebaliknya, di Pulau Sumatra kenaikan 27,22 persen. Pada angka kematian, Pulau Jawa menurun 16,07 persen dan sebaliknya Pulau Sumatra naik menjadi 17,18 persen.Sebagai tindak lanjut, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 telah mengeluarkan surat Nomor 46/05 Tahun 2021 tentang Antisipasi Perjalanan Masyarakat pada Arus Balik Idulfitri 2021.

Baca Juga : Taat Terhadap Prokes Wali Kota Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat.

“Di dalam surat ini pemerintah daerah khususnya provinsi di Pulau Sumatra wajib teliti dan cermat memeriksa dokumen pelaku perjalanan dalam masa arus balik,” ujar Wiku, Kamis (13/05/2021).

Sesuai Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021, surat bebas COVID-19 dokumen tersebut meliputi hasil tes PCR, swab antigen, atau GeNose. Dengan masa berlaku selama 3 x 24 jam dalam masa peniadaan mudik 6 – 17 Mei 2021. Sedangkan dalam masa pengetatan pasca Lebaran yakni pada 18 – 24 Mei 2021, surat bebas COVID-19 berlaku 1 x 24 untuk seluruh metode pengetesan. Serta pelaku perjalanan diwajibkan membawa surat izin perjalanan sesuai yang disyaratkan.

“Maka, siapapun pelaku perjalanan yang tidak sehat dan tidak mampu menunjukkan dokumen perjalanan dan surat izin perjalanan, siapapun itu wajib tanpa terkecuali harus putar balik dan tidak boleh melanjutkan perjalanan,” lanjutnya.

Untuk memastikan skrining yang maksimal, maka diterapkan random testing tes antigen di titik-titik yang ditentukan. Wiku menambahkan, Satgas Daerah Provinsi Lampung ditunjuk membentuk satgas khusus yang diketuai Kapolda dan Danrem setempat. Satgas khusus ini akan memeriksa seluruh dokumen dan berhak melarang pelaku perjalanan untuk menyeberang ke Pulau Jawa apabila tidak memenuhi syarat.

“Ingat, kebijakan tambahan ini bentuk pencegahan. Pemerintah daerah memiliki andil besar menyaring pelaku perjalanan agar proses skrining-nya efektif. Dan juga memastikan setiap pelaku perjalanan dalam keadaan sehat,” tegas Wiku.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi menambahkan upaya antisipasi arus balik, akan dilakukan testing bagi pelaku perjalanan dengan kendaraan pribadi yang masuk ke Jakarta dari arah Lampung. Pemeriksaan dilakukan di Pelabuhan Bakauheni dan diusulkan pada beberapa rest area sebelum masuk Pelabuhan Bakauheni.

Advertorial.

“Ini sejalan dengan Surat Edaran Satgas COVID-19 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13, semua masyarakat yang akan kembali ke Jakarta akan dilakukan pengetesan menggunakan rapid test antigen. Kalau selama ini, menggunakan GeNose dan rapid test berbayar,” ujar Budi.

Lalu, untuk arus balik yang datang dari arah Jawa Tengah dan Jawa Barat akan masuk ke Jakarta, terdapat beberapa titik testing. Yakni di sekitar Karawang tepatnya di Jembatan Timbang Balonggandu, Pos Tegal Bubuk Susulan dari arah Palimanan ke Jatibarang serta yang datang dari Indramayu ke arah Jatibarang.

“Dengan demikian, nanti pengguna sepeda motor yang masuk Jabodetabek dengan menggunakan jalan nasional, akan kena pada tiga titik yang saya sampaikan tadi,” lanjut Budi.

Sementara untuk kendaraan pribadi di jalan tol, dilakukan testing pada 21 titik yang terbagi di 13 rest area dan 5 di gerbang utama pintu tol mulai dari pintu tol Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Termasuk juga yang datang dari arah Merak pada 2 titik yakni di rest area

(TIM KOMUNIKASI KPCPEN/UN)

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

Advertorial

Advertorial