LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat " Hari Dharma Wanita Nasional" (5 Agustus 2021) Ketua Umum LCT-Indonesia DADANG KARTAWIJAYA ,Ketua DPD JABAR D.Soeryadarma,SM
Tampilkan postingan dengan label Advertorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Advertorial. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Juli 2021

LO Pemprov Jabar Nilai Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi Kondisi Baik

R.Iyan Satria/D.Kurniawan

SUKABUMI KOTA MATANUSA-

Kota Sukabumi dalam upaya penanganan Covid-19 dinilai baik atau bagus, Hal tersebut disampaikan Liaison officer (LO) Pemprov Jabar dalam penanganan Covid-19 di Kota Sukabumi Daddy Iskandar dalam kunjunganya Sabtu (24/7).

Kedatangan LO Pemprov Jabar ini juga untuk bersama unsur forkopimda Kota Sukabumi memberikan bantuan kepada warga yang isolasi mandiri di rumah. '' Kami bertugas melakukan supervisi atau pendampingan bagi pelaksanaan penanganan Covid-19 di daerah,'' ujar Liaison officer (LO) Pemprov Jabar dalam penanganan Covid-19 di Kota Sukabumi Daddy Iskandar. 

Dari hasil pantauannya penanganan Covid-19 di Kota Sukabumi baik. Terlihat dari penanganan di rumah sakit dan kesiapan oksigen tidak terlalu mengkhawatirkan. Daddy mengatakan, tugas LO Pemprov Jabar ketika ada permasalahan akan langsung bergerak untuk mengetahui apa yang jadi hambatan di Sukabumi. 

Sehingga tidak hanya mengandalkan kota dan harus ada media utnuk menyambungkan kota dengan provinsi. '' Sebenarnya pemantauaan rutin dilakukan secara virtual setiap hari untuk laporan tiga hari sekali,'' ujar Daddy. 

Misalnya terkait perkembangan vaksin dan ketersediaan oksigen dengan berkomunikasi bersama satgas, dinas kesehatan (dinkes) dan bagian ekonomi. Daddy mengatakan, pada Sabtu juga dilakukan penyerahan bantuan bagi warga isoman di rumah. 

Harapannya bantuan bisa memotivasi warga yang isoman agar sembuh. Intinya kata Daddy, daerah mengetahui akan kebijakan provinsi dan hasil pematauan untuk evaluasi agar diitindaklanjuti wali kota. 

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengapresiasi adanya LO dari pemprov Jabar dalam penanganan Covid-19. Sehingga penanganan Covid bisa maksimal dilakukan karena adanya dukungan baik pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Dokpim/Red

Editor :D2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Minggu, 25 Juli 2021

Sukseskan Dunia Pendidikan Non Formal LPM Pondokkaso Landeuh Sinergis Dengan PKBM

Deni Mulya/R.Iyan Satria

SUKABUMI MATANUSA-

Warga masyarakat dewasa ini,mungkin lebih banyak mengetahui satuan pendidikan formal dibandingkan pendidikan nonformal. Padahal, pendidikan nonformal memiliki keuntungan tersendiri, terutama dalam menjangkau kelas masyarakat yang termarjinalkan. 

Dalam memajukan sistem dunia pendidikan selain formal yaitu nonformal,kini upaya untuk  mencerdaskan anak bangsa dan juga masyarakat,Lembaga pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dan Pemerinta Desa Pondokkaso Landeuh lakukan sinergitas dalam pemberdayaan masyarakat di dunia pendidikan dengan pendidikan non formal yaitu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Ketua LPMD Pondokkaso Landeuh Ujang Khoerudin mengatakan kepada matanusa.net,dirinya pernah beberapa tahun ke belakang mencoba mengajukan permohonan ke PKBM Perintis Kecamatan Ciambar,yang dikelola oleh Owin Sapiudin S.Ag.MM ,untuk membuka PKBM di Desa Pondokkaso Landeuh kecamatan, Parungkuda kabupaten Sukabumi,Minggu (25/7/21).

Baca Juga : Sudah Lalui 41 Hari Bumi Bocah 8 Tahun.

Lebih jauh,Ujang mengucapkan syukur Alhamdulillah ,bahwasanya pada tahun 2021 ajuan yang dilakukan pihak LPM Pondokkaso Landeuh terealisasi.untuk itu dirinya memberikan informasi kepada warga masyarakat agar dapat ikut serta mengikuti proses pembelajaran Pendidikan Non Formal melalui PKBM,Tukasnya.

Masih dikatakan Ujang,pada hari ini Minggu 25 Juli 2021,Bertempat di Gedung Aula Desa Pondokkaso Landeuh ,Ujang Pihak LPM mengadakan sosialisasi sekaligus pertemuan untuk proses kegiatan belajar nanti,untuk itu inilah informasi dari hasil rapat tersebut.

Pendaftaran dibuka pada awal Juli 2021 sampai 5 Agustus 2021,dengan beberapa persyaratan diantaranya :

Persyaratan

Usia bebas tidak dibatasi,terutama untuk paket A,B,C dari 7 tahun sampai usia 50 tahun.

1. Paket A

Usia bagi calon peserta didik baru paket A setara SD minimal usia 7 tahun, pada tanggal 1 Juli 2021.

2. Paket B dan Paket C

Memiliki ijazah dari satuan pendidikan jenjang sebelumnya.

3. Paket A, Paket B dan Paket C memiliki akta kelahiran/surat keterangan kelahiran memiliki NIK yang tercatat dalam KK.

Informasi ini diberikan oleh pihak LPM dan PKBM Perintis Kecamatan Ciambar.

Untuk diketahui,pada kesempatan acara dihadiri oleh LPM,Ketua PKBM Perintis,Para Tutor,dan beberapa warga masyarakat.

Tempat pendaftaran Sekretariat Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda,Kabupaten Sukabumi.tanpa dipungut biaya.

Editor :D2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Sabtu, 24 Juli 2021

Sudah Lalui 41 Hari,Bumi Bocah 8 Tahun Ikut Aksi Jalan Kaki Toba Menuju Jakarta

Aksi dari Tim 11,Berjalan kaki sampaikan aspirasi kepada Presiden terkait Danau Toba.
(Foto : Choky).

Bornok Choky /Redaksi

LAMPUNG TENGAH MATANUSA-

Rusaknya lingkungan danau toba yang diduga akibat dari exsploitasi secara masive tanpa memperhitungkan dampak ekosistem dan kelangsungan generasi,membuat Tim 11 lakukan aksi Jalan Kaki Perjalanan dari Toba Sumatera Utara menuju Istana Negara Jakarta.

Perjalanan yang dilakukan Tim 11 tersebut, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat danau toba,sehingga menggerakkan hati dan pemikiran tim 11 untuk bergerak menemui Presiden RI Joko Widodo,adapun perjalanan menempuh jarak kurang lebih 1800Km dengan berjalan kaki. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Reporter matanusa.net,awak media  mengikuti proses perjalanan Tim 11 dari Tanggal 19 juli hingga 24 juli 2021 menjadi hari yang ke 41 aksi jalan kaki mereka dari toba sampai bakauheni lampung.

Adapun sesampainya Tim 11 di gedung HKPBP Bandar Jaya Lampung tengah pada tanggal 19 juli 2021, di sambut meriah dan hangat oleh warga sekitar.

Togu simorangkir sekaligus selaku komando dari Tim 11,juga pernah mendapat penghargaan di acara kick andy heroes tersebut menjelaskan kepada matanusa.net, bahwasanya aksi jalan kaki ini kami lakukan atas dasar keprihatinan juga menjaga  kelestarian danau toba atas keberlangsungan dan kesejahtraan masyarakat disekitar danau toba,dengan mengusung hastag tutup TPL (Toba Pulp Lestari) yang beroprasi di wilayah danau Toba.

Masih dikatakan Togu dan juga Tim 11 ,dirinya sangat yakin setibanya di istana negara jakarta nanti,bahwa ia dan tim 11 akan di terima dengan baik oleh Presiden Joko  Widodo,pasalnya misi yang kami bawa adalah misi kemanusiaan,tuturnya.

Lebih jauh,keesokan harinya pada tanggal 20 juli 2021,Tim 11 mulai beranjak dari hotel tempat dimana mereka menginap dan menuju kota bandar lampung.dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada PDT Amos sinaga,PDT Saragih ,serta warga masyarakat setempat yang telah menyambut mereka dengan hangat,kata Togu.

Selain itu,ada hal yang membuat daya tarik tersendiri dalam aksi tersebut, sebut saja  bumi ,bocah 8 tahun anak dari Togu simorangkir ikut pula dalam aksi jalan kaki ini. 

"Kebetulan berulang tahun yang ke 8 dan mendapatkan surprice dari alinta Boru Simanjuntak ,diberikan hadiah berupa Kue ulang tahun",

Bumi sendiri menurut Togu,Bumi ikut aksi jalan kaki atas kemauan sendiri,selain itu  Bumi adalah bocah yang mungkin sangat beruntung , pasalnya di usian yang masih sangat muda tersebut,dirinya berani ikut aksi yang sangat inspiratif ini,pungkasnya.

Terakhir,dikabarkan Togu,pada hari sabtu tanggal 24 juli 2021 sekitar jam 09.45.Wib, diinformasikan bahwa tim 11 sudah berada di kapal penyebrangan bakauheni lampung menuju merak.

Sebelum menulis surat kepada Presiden R.I Jokowidodo ,dalam sambungan teleponnya togu dan Tim 11 sangat terharu , ternyata sudah 41 hari mereka berjalan kaki melewati beberapa propinsi.kendati sempat di dera sakit dan cerita suka duka sepanjang perjalanan,tapi kami yakin Tuhan bersama orang orang baik,tutupnya.

#TUTUP TPL.

Tampak Aksi jalan kaki tim 11 Dari Toba Menuju Istana Jakarta.

Editor: D2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Jumat, 23 Juli 2021

Cek Ketersediaan Obat Dan Suplemen,Presiden Blusukan Ke Apotik Kota Bogor

Presiden Jokowi mengunjungi salah satu apotek di Kota Bogor, Jabar, Jumat (23/07/2021). 

Red

NASIONAL MATANUSA -

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi salah satu apotek di Kota Bogor, Jawa Barat, adapun kunjungan  Presiden tersebut,hendak mengecek ketersediaan beberapa jenis obat dan suplemen yang dibutuhkan masyarakat untuk penanganan COVID-19,Jumat (23/07/2021).

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden menjumpai beberapa jenis obat dan vitamin mengalami kekurangan stok. Presiden pun menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memastikan ketersediaan obat-obatan tertentu.

Baca Juga : Ucapkan Terima Kasih Kepada Polres.

“Pak, ini saya cek ke apotek di Bogor. Saya cari obat antivirus Oseltamivir, enggak ada. Cari lagi, obat antivirus yang Favipiravir juga enggak ada, kosong. Saya cari yang antibiotik, Azithromycin, juga enggak ada,” ujar Presiden kepada Menkes.

Setelah melakukan pengecekan, Menkes pun memberikan data terkait stok obat-obatan yang dicari Presiden tersebut di sejumlah apotek lain di Kota Bogor.

Baca Juga : Percepat Vaksinasi Bagi Warga Dengan Jemput Bola.

“Itu ada data online yang ada di rumah sakit, nah itu bisa dilihat by kota segala macam, berikut apoteknya, Kimia Farma, Century, Guardian, K24,” jelas Menkes di ujung telepon.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah meluncurkan situs https://farmaplus.kemkes.go.id/ untuk memudahkan masyarakat mengecek ketersediaan obat dan vitamin, terutama bagi pasien COVID-19. Situs tersebut mencakup lebih dari 2.100 apotek di seluruh provinsi di Indonesia.

Oleh karena itu, Presiden menyarankan kepada masyarakat yang membutuhkan obat dan vitamin tersebut untuk mengecek terlebih dahulu di https://farmaplus.kemkes.go.id/

“Anda bisa mengecek ketersediaan obat dan vitamin itu melalui situs https://farmaplus.kemkes.go.id/ yang sekarang mencakup lebih dari 2.100 apotek di seluruh provinsi di Indonesia,” ucap Presiden Jokowi dalam akun Instagram @jokowi. 

Setkab/BPMI/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Kamis, 01 Juli 2021

Atas Pengabdian 14 Orang ASN Purna Bakti Dilepas Wakil Wali Kota

Wakil Wali Kota Lepas 14 Orang ASN Purna bakti.

D2

SUKABUMI KOTA MATANUSA -

Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami, didampingi Sekretaris Daerah, Dida Sembada, secara resmi melepas 14 orang ASN ( Aparatur Negeri Sipil) yang memasuki masa Purna Bhakti per 1 Juli 2021. Pelepasan tersebut dilaksanakan pada 30 Juni  lalu di Balai Kota.

Baca Juga : Paripurna DPRD Sukabumi Terkait Raperda Tahun 2020.

Pada kegiatan pelepasan ASN, Wakil Wali Kota dalam sambutanya menyampaikan ,atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada para ASN purna bhakti, atas pengabdian, pengorbanan dan prestasi untuk Kota Sukabumi, selama mengabdi sebagai ASN. Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota juga menyampaikan agar kebersamaan, dan tali silaturahmi tetap terjaga, meski telah memasuki masa purna bhakti.

Adapun ASN Purna Bhakti tersebut terdiri dari 3 orang ASN tenaga struktural, 1 orang tenaga medis, dan 10 orang dari tenaga kependidikan.

Diskominfo/Red

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT

Share:

Selasa, 15 Juni 2021

Sebagai Langkah Study Banding,DPRD Kab.Sukabumi Lakukan Kunker Ke Kabupaten Tasikmalaya

Red/d2

SUKABUMI MATANUSA -

Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Kependudukan dan Catatan sipil lakukan kunjungan kerja ke Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya.

Hal ini sebagai langkah studi banding untuk pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan Pemkab Sukabumi terkait Administrasi Kependudukan (Adminduk) demikian dikatakan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Andri Hidayana,Selasa (15/6/21).


Lebih lanjut,Pada kesempatan Lawatan, tersebut, "DPRD sedang membahas Raperda Perubahan atas Perda Nomor 10 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Adminduk. Kami diajak Disdukcapil Kabupaten Sukabumi selaku mitra kerja untuk studi banding di Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya,” Ucap Politisi PPP itu saat dihubungi melalui Phone selularnya.

Masih dijelaskanya,secara referensi dari Kementerian Dalam Negeri RI, Kabupaten Tasikmalaya memiliki capaian kinerja cukup baik terkait Adminduk. Kendati sempat mengalami hal yang sama dengan daerah lain, yakni kelangkaan blanko e-KTP pada umumnya.


"Pada intinya, Tasikmalaya secara implementasi Raperda sudah beres. Tasikmalaya sudah menganut tidak ada sistem bayar. Untuk itu revisi Perda di Kabupaten Sukabumi karena adanya denda bayar tentang keterlambatan pembuatan akta kelahiran. Semoga hasil kunker ini bisa diterapkan di Kabupaten Sukabumi,” terang Andri.

Lebih jauh,menurut Andri,bahwa Raperda ini menyangkut hajat hidup orang banyak terkait Adminduk yang mencakup, KK, KTP, dan akta kelahiran tanpa denda jika terlambat.

Diakuinya ,Adminduk di Kabupaten Sukabumi akan lebih baik lagi ke depan dari pada kabupaten/kota yang lain di Jabar. Apalagi bisa kita ketahui bahwa Kabupaten Sukabumi sudah menyandang predikat terbaik keempat saat ini,Ungkapnya.


Masih dikatakan Andri,Dengan luas wilayah Kabupaten Sukabumi ini, saya harap ada perhatian lebih dari pemerintah pusat. Salah satunya dengan optimalisasi pelayanan Adminduk yang dimaksimalkan di setiap kecamatan. Sehingga masyarakat tidak perlu menempuh jarak yang jauh menuju dinas untuk mengurus Adminduk,harapnya.

Selain usulan Raperda Perubahan atas Perda Nomor 10 tahun 2021, pihak PRD Kabupaten Sukabumi juga masih membahas Raperda Penyertaan Modal Daerah kepada Perumda Agro Sukabumi Mandiri; Penyertaan Modal Daerah kepada Perumda BPR Sukabumi; dan  Pengelolaan Zakat;


Selanjutnya Perubahan Kedua atas Perda Nomor 7 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Sukabumi; Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2021-2026; dan Tetang Pemilihan Kepala Desa,Jelasnya.

Red/Setwan.

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT



Share:

Advertorial

Advertorial