LASKAR CAHAYA TIMUR INDONESIA Mengucapkan Selamat " Hari Dharma Wanita Nasional" (5 Agustus 2021) Ketua Umum LCT-Indonesia DADANG KARTAWIJAYA ,Ketua DPD JABAR D.Soeryadarma,SM

Minggu, 13 Juni 2021

Ngopi Dialog Interkatif ,Ketua DPRD : "Pertanian Harus Menjadi Leading Sektor di Sukabumi"

Reporter : R.Utama/D2

SUKABUMI MATANUSA -

Bertempat di Salah satu Cafe di Sukabumi,bahas tentang Pertanian menjadi obrolan hangat bagi kalangan milenial yang tergabung dalam Pemuda Tani Indonesia Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi bersama orang No 1 di Legislatif yaitu Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara.

Kali ini isu hangat yang di bahas yaitu terkait dunia pertanian.acara yang bertajuk Ngobrol Seputar Pertanian (Ngopi) yang dilangsungkan di salah satu Cafe Sukabumi, dihadiri juga oleh Anggota DPRD Komisi II Provinsi Jawa Barat, A Sofyan,Sabtu (12/6).

Poin penting yang dihasilkan dari pertemuan ini, Yudha Sukmagara menegaskan dunia pertanian harus kembali menjadi leading sektor utama di Kabupaten Sukabumi.

Yudha menyatakan apresiasi sekaligus mendukung penuh kalangan milenial yang mau memikirkan sektor Pertanian yang saat ini sudah mulai jarang dilirik kaula muda.

"Diskusi interaktif bersama sahabat pemuda tani dengan berbagai pembahasan aspirasi harus kita tampung di luar masa reses dewan.

"Beberapa isu pertanian yang dibahas mulai dari lahan HGU yang banyak dikuasai oleh perusahaan, konflik agraria, dan bagaimana nasib Petani Sukabumi agar kehidupannya makmur sejahtera," ungkap Yudha Sukmagara.

Sejumlah upaya dijanjikan akan didorong DPRD Kabupaten Sukabumi, salah satunya berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam menjawab isu seputar dunia pertanian.

"Kita akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Pemerintah harus hadir, rajin membuat program ketahanan pangan yang sifatnya tidak sebatas seremonial saja," tegas Yudha.

Lebih jauh menurut Yudha, Pihaknya akan mendorong Pemerintah Daerah untuk lebih mengoptimalkan sejumlah lahan HGU terlantar di wilayah Sukabumi.

Baca Juga : Harus Terdistribusi Bagi Lansia dan Pelayanan Publik.

"Solusi berkenaan lahan perkebunan sekitar 64 HGU yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi yang mayoritas terindikasi terlantar, serta tidak di usahakan oleh pemilik HGU-nya, semoga dapat bersinergi berkolaborasi dan bekerjasama antara Pemda dengan warga masyarakat petani penggarap," imbuhnya.

Upaya lanjutan yang akan ditempuh sambung Yudha, dalam waktu dekat DPRD Kabupaten Sukabumi telah mengagendakan menjalin kerjasama dengan DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Gerindra untuk melakukan kajian melibatkan IPB untuk membahas sistem program tanam berkesinambungan yang nantinya akan diterapkan Petani Sukabumi.

"Saya juga optimis dengan hadirnya anggota komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat pak Sopyan, beliau adalah senior saya nanti kita akan tagih janjinya bersama." pungkasnya.

Red/d2

Print Friendly and PDF

BERITA INFORMASI RAKYAT
Share:

0 Comments:

Posting Komentar

hello pembaca matanusa

Advertorial

Advertorial